Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

TNI/POLRI

Tim Reformasi Polri Terbentuk, Siap Dengar Masukan Aktivis

badge-check


					Foto: Komisi Reformasi Polri/tangkapan layar Perbesar

Foto: Komisi Reformasi Polri/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta– Ketua Tim Percepatan Reformasi Polri, Prof. Jimly Asshiddiqie, menegaskan timnya akan bekerja secara terbuka dengan mendengarkan aspirasi dari berbagai kalangan, termasuk YouTuber yang aktif mendiskusikan isu kepolisian.

“Di medsos pun banyak sekali YouTuber yang mendiskusikan isu-isu ini. Kami bersikap terbuka untuk mendengarkan. Kalau nanti enggak bisa dibuat forum khusus, ya paling tidak kami akan rajin untuk mendengarkan di YouTube,” ujar Jimly usai pelantikan tim di Istana, Jumat (7/11/2025).

Jimly menjelaskan, proses perumusan rekomendasi sama pentingnya dengan hasil akhir. Tim tidak akan merumuskan sendiri, melainkan akan mendengar masukan dari tokoh masyarakat, aktivis, hingga para tokoh bangsa yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa.

“Bapak Presiden mengarahkan supaya tim ini bukan merumuskan sendiri. Kita juga mendengar,” tegasnya.

Tim beranggotakan 11 orang ini dijadwalkan menggelar rapat pertama pada Senin (10/11) pukul 13.00 di kantor Kapolri untuk menyusun strategi kerja dan pihak-pihak yang akan didengar aspirasinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional

9 Januari 2026 - 21:57 WIB

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme

9 Januari 2026 - 10:11 WIB

Populer POLITIK