Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

PENDIDIKAN

Masalah Pendidikan Indonesia: Jarang Gunakan Evidence-Based Learning

badge-check


					Foto: dok. ist Perbesar

Foto: dok. ist

INAnews.co.id, Jakarta– Dengan tegas, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Stella Christie mengungkap akar masalah pendidikan Indonesia yang membuat siswa kesulitan mengartikulasikan pemikiran mereka sendiri.

“Sistem pendidikan kita mungkin belum memberikan insentif yang tepat untuk apa yang ingin kita kembangkan,” kata ilmuwan psikologi kognitif ini dalam wawancara dengan Akbar Faizal, Kamis.

Stella menjelaskan, secara alamiah setiap anak memiliki kemampuan berpikir logis sejak kecil. Namun sistem tidak mendukung perkembangan ini. “Kalau seorang anak bertanya di dalam kelas dan ingin menjelaskan pemikirannya, lebih banyak hukumannya atau dibilang ‘diam dulu, jangan ribut-ribut’ daripada diberikan insentif,” ungkapnya.

Lebih kritis lagi, Stella menyoroti minimnya penggunaan penelitian ilmiah dalam menentukan metode pembelajaran. “Kita di dalam sistem pendidikan kita masih sangat jarang menggunakan evidence-based, menggunakan bukti yang sebenarnya sangat tersedia,” katanya.

Sebagai contoh, ia menunjukkan penelitiannya sendiri yang membuktikan anak umur 3 bulan sudah memiliki pemikiran matematika.

Pengajaran matematika efektif bisa dimulai sangat dini, bukan menunggu anak besar seperti anggapan umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

RPL Talk: Pengalaman Industri Hospitality & Pariwisata Jadi “Golden Ticket” Kuliah Lagi di Institut STIAMI

7 Januari 2026 - 08:16 WIB

RPL Talk: Pengalaman Industri Hospitality & Pariwisata Jadi “Golden Ticket” Kuliah Lagi di Institut STIAMI

NU tak Bisa Dikooptasi: Kepala Dipegang, Ekor Belum Tentu Ikut

5 Januari 2026 - 21:32 WIB

Cerita Proyek Sarapan Siswa yang “Agak Sensitif”

29 Desember 2025 - 12:39 WIB

Populer PENDIDIKAN