Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

DAERAH

Menjaga Lingkungan Asri di Wilayah Pelalawan, Tanggung Jawab Bersama

badge-check


					Foto: dok. ist Perbesar

Foto: dok. ist

INAnews.co.id, Jakarta– Wilayah Pelalawan di Riau dikenal dengan kekayaan alamnya: hamparan hutan tropis, aliran sungai yang tenang, hingga udara yang sejuk pada pagi hari. Namun di balik keindahannya, Pelalawan juga menghadapi tantangan besar—perubahan iklim yang kian terasa dari tahun ke tahun.

Cuaca yang tak menentu, musim kemarau lebih panjang, hingga meningkatnya titik panas (hotspot) di beberapa kawasan menjadi sinyal bahwa lingkungan membutuhkan perhatian lebih serius.

Di tengah ancaman tersebut, menjaga iklim agar tetap asri bukan hanya tugas pemerintah atau lembaga lingkungan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Pelalawan memiliki potensi besar untuk mempertahankan keseimbangan ekologisnya, asalkan langkah-langkah perawatan lingkungan dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

1. Menjaga Hutan sebagai Penyangga Iklim

Hutan adalah paru-paru Pelalawan, yang berperan penting menjaga kualitas udara dan mengatur keseimbangan suhu. Sayangnya, aktivitas pembukaan lahan, illegal logging, hingga kebakaran hutan sering memicu kerusakan ekosistem. Upaya nyata seperti patroli rutin, restorasi lahan gambut, dan pelibatan masyarakat adat dalam pengelolaan hutan menjadi langkah penting untuk mengembalikan fungsi ekologi kawasan ini. Semakin lestari hutannya, semakin stabil pula iklim lokal.

2. Mengendalikan Pembakaran Lahan

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi isu besar di Pelalawan setiap musim kemarau. Asap pekat tidak hanya mengganggu kesehatan, tetapi juga merusak lapisan atmosferdan memperparah pemanasan global. Edukasi kepada petani tentang teknik membuka lahan tanpa bakar, pengawasan lebih ketat, hingga penyediaan alternatif metode pertanian berkelanjutan merupakan bagian penting dalam menjaga udara Pelalawan tetap bersih.

3. Memperkuat Ruang Hijau dan Vegetasi Lokal

Kota dan desa di Pelalawan dapat mempertahankan iklim asri melalui penghijauan berkelanjutan. Penanaman pohon di tepijalan, kawasan perumahan, kantor, hingga lahan tidur mampu meningkatkan kualitas udara dan menyediakan peneduh alami. Menggunakan tanaman lokal—seperti meranti, mahang, dan berbagai jenis pohon rawa gambut—lebih efektif karena sudah beradaptasi dengan kondisi wilayah.

4. Pengelolaan Sampah yang Lebih Baik

Banyak daerah masih menghadapi persoalan penumpukan sampah yang berpotensi mencemari tanah dan air. Upaya pemilahan sampah dari rumah, program bank sampah, serta kampanye mengurangi plastik sekali pakai bisa membantu mengurangi polusi yang mengganggu keseimbangan lingkungan. Pengelolaan limbah yang baik berarti menghindari emisi gas berbahaya yang mempercepat kerusakan iklim.

5. Membangun Kesadaran Lingkungan Mulai dari Komunitas

Tidak ada perubahan besar tanpa kesadaran masyarakat di tingkat akar rumput. Kegiatan seperti gotong royong bersih sungai, edukasi sekolah tentang pentingnya menjaga alam, hingga komunitas pecinta lingkungan yang aktif melakukan penanaman pohon dapat menjadi motor penggerak perubahan. Ketika masyarakat sadar bahwa menjaga iklim berarti menjaga masa depan generasi mereka, maka Pelalawan akan lebih siap menghadapi tantangan lingkungan.

Merawat Pelalawan Berarti Merawat Masa Depan

Iklim asri bukan hanya tentang udara sejuk atau lingkungan hijau—lebih dari itu, ia adalah fondasi kesehatan, ekonomi, dan kehidupan masyarakat. Pelalawan memiliki potensi besar untuk tetap menjadi daerah yang nyaman dihuni selama komitmen menjaga alam terus dijaga secara kolektif. Dengan melestarikan hutan, mengelola sampah, menghindari pembakaran lahan, dan menjaga ruang hijau, Pelalawan dapat menjadi contoh daerah yang mampu mempertahankan iklim lokalnya dengan baik.

Menjaga iklim asri bukan pilihan, tetapi kebutuhan. Dan kini, saatnya seluruh masyarakat bergandengan tangan memastikan Pelalawan tetap hijau, sejuk, dan layak bagi generasi mendatang.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango

9 Januari 2026 - 18:59 WIB

Pantai Pohon Cinta, Ikon Wisata Favorit di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo

8 Januari 2026 - 16:13 WIB

Pengangkatan Kepala Lingkungan Kelurahan Watulea yang Dinilai Cacat Prosedur Menuai kritik SAMURAIS

5 Januari 2026 - 10:29 WIB

Populer DAERAH