Menu

Mode Gelap
Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu Pengamat: Wacana Pemilihan Kada oleh DPRD Hampir Dipastikan Terealisasi Umat Islam Harus Terus Bermikraj dalam Ilmu dan Kompetensi Pakar Ekonomi Syariah Ungkap Hikmah Isra Miraj Kemajuan Umat Islam Pasal Nikah dan Poligami dalam KUHP Bertentangan Konstitusi Konsumsi Rumah Tangga Naik tapi Upah Turun Sementara Akibat MBG

POLITIK

Militerisasi Sipil Ancam Demokrasi Indonesia

badge-check


					Foto: dok. ist Perbesar

Foto: dok. ist

INAnews.co.id, Jakarta– Komando teritorial militer di bawah pemerintahan Prabowo dinilai mengancam ruang demokrasi dan kehidupan sipil. Hal ini disampaikan aktivis dalam diskusi menjelang Hari HAM Sedunia, Selasa.

Tera dari Front Mahasiswa Nasional (FMN) menyebut pemerintah saat ini menjalankan fasisme dengan melibatkan militer di berbagai sektor sipil. “TNI disuruh jaga Kejaksaan Agung, bahkan Jaksa Agung Muda dari militer aktif. Ini sangat berbahaya,” katanya.

Program Asta Cita seperti makan bergizi gratis dan food estate dinilai tidak solutif bahkan kontraproduktif. “Petani butuh pupuk gratis, bibit gratis, modernisasi alat produksi. Bukan keterlibatan militer di food estate yang justru menggeser peranan petani asli,” ujar Tera.

Aldi dari Kompolnas menambahkan, komando teritorial akan mengontrol bahkan memobilisasi rakyat untuk kepentingan politik dan kepentingan kaum pemodal. “Ke depan, pemilu akan menjadi arena yang makin sulit bagi masyarakat sipil kritis,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Pengamat: Wacana Pemilihan Kada oleh DPRD Hampir Dipastikan Terealisasi

12 Januari 2026 - 21:42 WIB

Konsumsi Rumah Tangga Naik tapi Upah Turun Sementara Akibat MBG

12 Januari 2026 - 17:47 WIB

INDEF: Tata Kelola Jadi Kunci Suksesnya MBG dan Danantara

12 Januari 2026 - 16:44 WIB

Populer EKONOMI