INAnews.co.id, Jakarta– PT Perusahaan Gas Negara (PGN) menargetkan pembangunan 350.000 sambungan rumah tangga untuk jaringan gas (jargas) dalam lima tahun ke depan hingga 2030. Target ambisius ini sejalan dengan RPJMN 2025-2029.
Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Mirza Mahendra, menyampaikan saat ini PGN telah melayani 819.000 sambungan rumah tangga yang tersebar di 18 provinsi dan 74 kota/kabupaten.
“Dengan penggunaan jargas ini, kita bisa menahan laju penggunaan LPG sekitar 86.000 metrik ton per tahun,” kata Mirza.
Namun tantangan utama adalah keekonomian proyek. PGN mengusulkan skema tarif bertingkat seperti listrik, di mana rumah dengan meteran listrik lebih besar membayar tarif gas lebih tinggi.






