Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

NASIONAL

Ribuan Aktivis Ditahan Pasca Demo Agustus Belum Pernah Dalam Sejarah

badge-check


					Foto: massa aksi di Surabaya, dok. akun X @barengwarga Perbesar

Foto: massa aksi di Surabaya, dok. akun X @barengwarga

INAnews.co.id, Jakarta– Komisi Reformasi Polri, Mahfud MD merekomendasikan Polri untuk menyisir ulang penahanan 1.038 aktivis dan demonstran terkait peristiwa Agustus 2025 yang menewaskan Affan.

“Bukan main-main. Tidak pernah ada di dalam sejarah sebuah demo menahan orang sampai mencapai 1.000,” kata Mahfud MD dalam wawancara eksklusif di podcast-nya, Selasa.

Mahfud menyebut tiga nama yang direkomendasikan untuk dievaluasi ulang: Laras Faizati (staf kantor parlemen), serta Dera dan Munif (aktivis lingkungan dari Semarang). Dera dan Munif bahkan dijadwalkan menikah namun ditahan tanpa pernah diperiksa.

“Dera ditahan tanggal 27 November, tidak pernah diperiksa. Diberitahu dia sudah menjadi tersangka sejak 14 November. Aturannya kan paling lama seminggu sesudah itu diberitahu, tapi sampai ditangkap tidak diberitahu,” jelasnya.

Mahfud menekankan bahwa hak unjuk rasa dijamin konstitusi dan Polri tidak boleh terlalu mudah menangkap orang yang berdemo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

9 Januari 2026 - 08:39 WIB

KUHAP Baru soal Restorative Justice secara Konsep Kacau, Kata Pakar

8 Januari 2026 - 12:28 WIB

Populer HUKUM