Menu

Mode Gelap
Indonesia Renovasi 16.140 Sekolah, Pasang 288.000 Panel Digital Interaktif di Seluruh Nusantara Harga Beras Diprediksi Terus Naik Hingga Juni 2026, Program MBG Jadi Pemicu Morowali Jadi Simbol Penyerahan Lima Kedaulatan Sekaligus ke China Pidato Prabowo di Davos: Sita 5 Juta Hektare Lahan Ilegal Ketergantungan Impor Indonesia pada China Capai 30 Persen, Diversifikasi Mendesak Putusan Kasus Pagar Laut Dinilai Tebang Pilih, PIK 2 tak Tersentuh

POLITIK

Emil: Sejak SBY Putus Kontak dengan Pemerintah

badge-check


					Foto: Prof. Emil Salim/tangkapan layar Perbesar

Foto: Prof. Emil Salim/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta- Prof. Emil Salim mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa ia tidak lagi memiliki kontak dengan pemerintahan Indonesia sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berakhir.

“Habibie rasional mengerti, Abdurrahman Wahid mengerti, Megawati mengerti, SBY mengerti—artinya bisa dialog. Sejak itu putus hubungan, tidak ada kesempatan ngobrol yang jujur, tidak ada kontak dengan pemerintahan,” ungkap Emil Salim terus terang.

Mantan penasihat presiden yang terakhir menjabat di era SBY ini menjelaskan bahwa setelah SBY berhenti, tidak ada lagi komunikasi dengan pejabat pemerintah. “Sejak zaman itu saya praktis tidak kenal lagi teman-teman itu,” katanya kepada Akbar Faizal, Senin (19/1/2026).

Pernyataan ini mengindikasikan adanya jarak antara generasi perumus kebijakan Orde Baru dengan pemerintahan-pemerintahan berikutnya, termasuk era Jokowi dan saat ini. Di usia 96 tahun, Emil Salim yang dulunya menjadi otak ekonomi dan lingkungan hidup Indonesia kini menjadi saksi sejarah yang terpisah dari dinamika pemerintahan terkini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Harga Beras Diprediksi Terus Naik Hingga Juni 2026, Program MBG Jadi Pemicu

23 Januari 2026 - 16:19 WIB

Jangan Salahkan Pemimpin Bentuk Dinasti, Masyarakat Juga Harus Cetak Kader

22 Januari 2026 - 17:46 WIB

Rahasia Soeharto Kelola Tim: Menang tanpa Ngasorake

22 Januari 2026 - 13:38 WIB

Populer POLITIK