Menu

Mode Gelap
Reformasi Polri-Kejaksaan-KPK Rampung Maret 2026? Indonesia Tidak Pernah Gagal Bayar Utang Ketergantungan Gandum Ancam Ketahanan Pangan Operasi Penertiban Morowali Dihentikan oleh Menhan karena Dua Alasan Ini? Indonesia Renovasi 16.140 Sekolah, Pasang 288.000 Panel Digital Interaktif di Seluruh Nusantara Harga Beras Diprediksi Terus Naik Hingga Juni 2026, Program MBG Jadi Pemicu

KORUPSI

Mahfud Apresiasi Sikap Prabowo Biarkan KPK Tangkap Bupati Gerindra

badge-check


					Foto: Bupati Pati, Sudewo, dok. Antara Perbesar

Foto: Bupati Pati, Sudewo, dok. Antara

INAnews.co.id, Jakarta– Mahfud MD memberikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Partai Gerindra yang membiarkan KPK menangkap dua bupati dari partainya. Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Madiun dan Bupati Pati pekan lalu dinilai menunjukkan komitmen antikorupsi pemerintahan baru.

“Saya juga hormat kepada pemerintah karena tidak mengintervensi. Tidak ada peringatan apa-apa, tidak ada teguran,” ujar Mahfud dalam podcast Terus Terang.

Ia melihat sikap Presiden membiarkan KPK bekerja meski yang ditangkap adalah kader partainya sebagai langkah strategis. “Ini kesempatan Gerindra menghimpun dukungan simpati dari masyarakat. Oh iya, Gerindra tidak ikut campur,” katanya.

Mahfud juga memuji kinerja KPK yang mampu melakukan OTT terhadap dua kabupaten dalam satu hari. “Bayangkan orang bisa OTT, itu tidak mudah. Artinya kerjanya serius,” ucapnya.

Namun ia berharap KPK tidak hanya fokus di “Liga 2” pemerintahan daerah, tetapi juga berani masuk ke “Liga Utama” dengan menangani kasus-kasus besar di tingkat kementerian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

OTT Pajak Ungkap Modus Lama: Tawar-menawar SPHP hingga Restitusi Fiktif

15 Januari 2026 - 16:54 WIB

CBA Minta KPK dan Kejagung Turun Tangan atas Dugaan Skandal Geomembrane PHR Riau

15 Januari 2026 - 16:04 WIB

Empat Menteri Agama Tersandung Kasus Haji: Ada Apa di Kemenag?

15 Januari 2026 - 15:55 WIB

Populer KORUPSI