INAnews.co.id, Jakarta- Prof. Emil Salim melontarkan pertanyaan keras kepada pemerintah terkait penanganan banjir dan kerusakan lingkungan yang terus berulang setiap tahun.
“Kenapa tidak ada usaha untuk mencegah? Orang semua tahu kita menghadapi musim hujan, ada sungai yang berpotensi banjir, daerah aliran sungai terancam. Kenapa yang tidak logis ini ditolerir?” tanya Emil Salim dalam wawancara dengan Akbar Faizal, Senin (19/1/2026).
Mantan Menteri Lingkungan Hidup ini secara khusus menyoroti kasus di Sumatra di mana lahan di lereng sungai dibuka untuk perkebunan. “Siapa yang memberi izin di dalam pembukaan tanah yang mestinya tidak dibuka? Mana saya berani membuka kebun kalau tidak dapat izin dari pemerintah setempat,” tegasnya.
Emil mengaku tidak mengerti mengapa sistem pengawasan tidak berfungsi. “Kalau kita telusuri siapa-siapa yang bertanggung jawab—Benas, Bapeda, Gubernur, Pemda, Pertanian—tidak ketemu. Dan kalaupun ada yang tahu, kenapa tidak ada tindakan koreksi?” keluhnya.
Di usia 96 tahun, Emil Salim masih menunjukkan kepedulian mendalam terhadap isu lingkungan yang ia perjuangkan selama puluhan tahun.






