Menu

Mode Gelap
Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam Pantai Pohon Cinta, Ikon Wisata Favorit di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo Mahfud Dukung JR KUHP Baru: Pasal Penghinaan Bertentangan dengan Konstitusi Negara Gagal Lindungi Influencer yang Diteror KUHAP Baru soal Restorative Justice secara Konsep Kacau, Kata Pakar Alasan Publik Tolak Pilkada via DPRD Ada Lima, Temuan Survei

NASIONAL

Presiden tak Ingin Ada Desa Gelap

badge-check


					Foto: dok. detik Perbesar

Foto: dok. detik

INAnews.co.id, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran menterinya untuk segera menuntaskan persoalan akses listrik di ribuan desa terpencil di seluruh Indonesia. Berdasarkan laporan terbaru, masih terdapat 5.700 desa yang belum menikmati aliran listrik secara memadai.

Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025, pemerintah telah berhasil menyambungkan listrik di 1.400 desa. Namun, Presiden meminta sisa dari target tersebut diselesaikan secepat mungkin pada tahun 2026.

“Bapak Presiden meminta percepatan supaya 5.700 desa ini di 2026 semua sudah teraliri listrik. Beliau ingin kita bekerja untuk kepentingan masyarakat dan meninggalkan ego sektoral,” tegas Prasetyo usai retret kabinet, Selasa (6/1/2026).

Tak hanya listrik, fokus kesejahteraan juga menyasar sektor pendidikan dan sosial. Pemerintah melaporkan bahwa “Sekolah Rakyat” kini telah beroperasi di 166 lokasi, dengan rencana pembangunan tambahan di 104 titik sepanjang tahun ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

KUHAP Baru soal Restorative Justice secara Konsep Kacau, Kata Pakar

8 Januari 2026 - 12:28 WIB

Logika Efisiensi Pilkada Bisa Berlanjut ke Pemilihan Presiden

7 Januari 2026 - 23:57 WIB

Jokowi Akan Sulit Buktikan Keaslian Ijazahnya

7 Januari 2026 - 17:48 WIB

Populer NASIONAL