INAnews.co.id, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran menterinya untuk segera menuntaskan persoalan akses listrik di ribuan desa terpencil di seluruh Indonesia. Berdasarkan laporan terbaru, masih terdapat 5.700 desa yang belum menikmati aliran listrik secara memadai.
Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025, pemerintah telah berhasil menyambungkan listrik di 1.400 desa. Namun, Presiden meminta sisa dari target tersebut diselesaikan secepat mungkin pada tahun 2026.
“Bapak Presiden meminta percepatan supaya 5.700 desa ini di 2026 semua sudah teraliri listrik. Beliau ingin kita bekerja untuk kepentingan masyarakat dan meninggalkan ego sektoral,” tegas Prasetyo usai retret kabinet, Selasa (6/1/2026).
Tak hanya listrik, fokus kesejahteraan juga menyasar sektor pendidikan dan sosial. Pemerintah melaporkan bahwa “Sekolah Rakyat” kini telah beroperasi di 166 lokasi, dengan rencana pembangunan tambahan di 104 titik sepanjang tahun ini.






