Menu

Mode Gelap
Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam Pantai Pohon Cinta, Ikon Wisata Favorit di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo Mahfud Dukung JR KUHP Baru: Pasal Penghinaan Bertentangan dengan Konstitusi Negara Gagal Lindungi Influencer yang Diteror KUHAP Baru soal Restorative Justice secara Konsep Kacau, Kata Pakar Alasan Publik Tolak Pilkada via DPRD Ada Lima, Temuan Survei

NASIONAL

Suara Perempuan Sering Hilang di Tengah Jalan saat Pemilu

badge-check


					Foto: dok. getty images Perbesar

Foto: dok. getty images

INAnews.co.id, Jakarta– Komnas Perempuan mengungkapkan praktik sistematis penghilangan suara perempuan dalam proses pemilu Indonesia. Maria Ulfah Anshor menjelaskan bahwa pihaknya memantau pemilu dari tingkat TPS hingga nasional.

“Seringkali suara perempuan banyak di tingkat desa, tapi begitu dibawa ke tingkat kecamatan dan kabupaten, potensi penghilangan suara makin tinggi. Akhirnya yang diumumkan sangat kecil,” ungkap Maria dalam wawancara di kanal YouTube Komnas Perempuan, Selasa (6/1/2025).

Ia menyebutkan bahwa mata rantai penghitungan suara yang panjang membuka peluang berbagai permainan politik, termasuk kolusi, korupsi suara, dan penghilangan suara yang membuat perempuan dikalahkan.

Untuk itu, Komnas Perempuan tidak hanya mendorong perempuan maju sebagai calon, tapi juga mengawal seluruh proses—dari pencalonan, kampanye, hingga penghitungan suara—dengan tagline “JITU: Jeli, Inisiatif, Toleran, dan Terukur.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

KUHAP Baru soal Restorative Justice secara Konsep Kacau, Kata Pakar

8 Januari 2026 - 12:28 WIB

Logika Efisiensi Pilkada Bisa Berlanjut ke Pemilihan Presiden

7 Januari 2026 - 23:57 WIB

Jokowi Akan Sulit Buktikan Keaslian Ijazahnya

7 Januari 2026 - 17:48 WIB

Populer NASIONAL