Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

UPDATE NEWS

BPPT Kembangkan Instalasi Air Siap Minum di Madura

badge-check


					BPPT Kembangkan Instalasi Air Siap Minum di Madura Perbesar

INAnews.co.id, SUMENEP – Masyarakat pulau Madura akhirnya memiliki pengolahan air siap minum (arsinum) hasil kolaborasi antara Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Universitas Bahaudin Mudhary Madura (UNIBA Madura) . Hasil kerja sama dari dua lembaga ini membuat teknologi unit pengolahan air siap minum berkapasitas 5.000 liter/hari atau setara dengan kebutuhan 2.000 orang.

Penggunaan dan pemanfaatan instalasi arsinum yang canggih dan modern di kawasan UNIBA ini, diresmikan Sekretaris Utama BPPT Dadan Mohammad Nurjaman bersama Ketua Umum Badan Pengurus Yayasan Kudsiyah Bahaudin Mudhary Achsanul Qosasi, di Sumenep, Jawa Timur, Sabtu (28/12/2019), disaksikan Direktur Pusat Teknologi Lingkungan BPPT Rudi Nugroho, Rektor Uniba Madura Rachmad Hidayat serta para akademisi setempat.

Lebih lanjut, Dadan Nurjaman menambahkan, teknologi arsinum ini merupakan hasil karya peneliti dan perekayasa dari BPPT. Instalasi ini juga telah diterapkan di berbagai tempat di seluruh Indonesia. Dengan inovasi karya anak bangsa ini, memungkinkan untuk mengolah air tanah langsung menjadi air siap minum tanpa harus dimasak terlebih dahulu, ujarnya.

Penerapan fasilitas instalasi arsinum ini, menurut Dadan Nurjaman merupakan bukti keseriusan pemerintah untuk mengembangkan dunia pendidikan yang sehat agar menghasilkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas. Produk ini sekaligus melaksanakan tugas pengkajian dan penerapan teknologi sebagai bagian dari pembangunan sistem nasional ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dadan Nurjaman berharap pemasangan teknologi arsinum ini mampu memenuhi kebutuhan air minum dan sebagai wujud dukungan BPPT terhadap teknologi tepat guna.

Di sisi lain, Achsanul Qosasi menyampaikan terima kasih atas instalasi arsinum sehingga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air siap minum di kampus maupun masyarakat sekitarnya.

Ia juga mengatakan sangat mendukung riset yang dilakukan BPPT agar dapat bermanfaat bagi masyarakat. “Semoga yang dilakukan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat di Madura,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI

26 Februari 2026 - 08:29 WIB

Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa

25 Februari 2026 - 23:34 WIB

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Populer EKONOMI