Menu

Mode Gelap
Komentar Pengamat soal Alfamart dan Indomaret Harus Tutup karena Bisa Rugikan Kopdes BRICS atau Trump? Bukti Indonesia Kehilangan Orientasi Politik Luar Negeri Indonesia Ikut Melemah Seiring Penolakan MA Amerika atas Tarif Trump Perkuat Silaturahmi, Kedubes UEA Serahkan Simbol Tradisi dan Persahabatan di Masjid Al-Amin Kemenkeu Diplomasi Tarif Prabowo-Trump Gagal Total dan Konyol Proposal Trump untuk Gaza Dinilai Jebakan Manis

UPDATE NEWS

Kapal Kapal China Pencuri Ikan Masih Melenggang di Laut Natuna

badge-check


					Kapal Kapal China Pencuri Ikan Masih Melenggang di Laut Natuna Perbesar

INAnews.co.id,Tanjung Pinang – Puluhan bahkan mungkin ratusan kapal-kapal nelayan China ternyata hingga hari ini Minggu,5/01/20  masih tetap hilir mudik mencuri ikan  di Laut Natuna, Kepulauan Riau. Meskipun TNI AL terus menambah kekuatan untuk mengusir kapal-kapal tersebut.  Kapal kapal nelayan China tersebut tetap melanjutkan aksi menangkap ikan illegal  di Laut Natuna secara terang – terangan.

Sementara Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I TNI Laksamana Madya TNI Yudo Margono mengatakan kapal-kapal asing tersebut bersikukuh menangkap ikan secara legal yang berjarak sekitar 130 mil dari perairan Ranai, Natuna.

Selama kapal kapal China  itu melaut di perairan Natuna Mereka juga dikawal. Mereka didampingi dua kapal penjaga pantai dan satu kapal pengawas perikanan China,” kata Yudo Margono dalam konferensi pers di Pangkalan Udara TNI AL di Tanjungpinang, Kepri, seperti dikutip dari, Antara Minggu (5/1/2020).

“Besok akan kami gerakkan empat unsur KRI lagi untuk mengusir kapal-kapal itu,” katanya.

Sampai saat ini, kata dia, tindakan yang dilakukan TNI masih bersifat persuasif dengan memperingati kapal China bahwa mereka sudah menerobos sekaligus menangkap ikan secara ilegal di Laut Natuna.

Laksda Yudo menjelaskan bahwa  Operasi ini tidak memiliki batas waktu sampai kapal China betul-betul angkat kaki dari wilayah maritim Indonesia.

Pangkogabwilhan l Laksamana Madya  TNl Yudo Margono menjelaskan  pihaknya juga menggelar patroli udara di perairan Natuna menggunakan  pesawat Boeing 737 Al-7301 Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin Makasar, Ranai, Natuna, Sabtu (4/1/2020) sore kemarin.

Dengan adanya situasi masuknya Kapal kapal  China di Perairan Natuna dan di kawal oleh kapal kapal penjaga pantai china,Saat ini kami sudah bersikap untuk menindaklanjuti hal itu dengan adanya patroli kapal perang Indonesia (KRI) di Perairan Natuna untuk menjaga dan  kedaulatan mengamankan wilayah Indonesia, khususnya di Natuna yang merupakan pulau terdepan,” Ujar Laksda Yudo Margono.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kawasan Strategis Di Jadikan Tempat Bongkar Muat BBM Yang Diduga Ilegal, Klarifikasi Dir Polairud Dinilai Tutupi Fakta

13 Februari 2026 - 14:19 WIB

Inilah Program Unggulan yang akan tayang tvOne di Bulan Ramadan dan Lebaran 1447 H

13 Februari 2026 - 00:19 WIB

Rayakan 18 Tahun tvOne Hadirkan Dialog Kebangsaan dan Special Event “Menyalakan Harapan, Menatap Masa Depan”, serta Damai Indonesiaku Special, Doa Untuk Negeri, Bersama Ustd Abdul Somad

13 Februari 2026 - 00:02 WIB

Populer GAYA HIDUP