INAnews.co.id,Jakarta – Pasca banjir melanda Jakarta dan sekitarnya di awal tahun 2020 tentu saja menyusahkan semua pihak. Dampak banjir tentu saja menimbulkan duka dan kerugian yang tidak sedikit bagi warga yang rumahnya terdampak banjir. Banyak harta dan benda hanyut terbawa arus banjir dan juga menimbulkan kerusakan barang barang. Paska banjir juga meninggalkan lumpur dan kotoran yang tentunya harus segera di bersihkan,karena lumpur dan kotoran banyak mengandung kuman penyakit yang dapat menimbulkan akibat lain yaitu membuat warga masyarakat terdampak banjir dapat terjangkit penyakit.

Melihat situasi pasca banjir di Jakarta dan sekitarnya para anggota Praya yang juga anggota PMR Jakarta Pusat dibawah komando PMI Jakarta Pusat pada hari Minggu 5/01/20 ikut serta dalam aksi Kerja Bakti Akbar Serentak Se-provinsi DKI Jakarta. Dalam aksi kerja bakti akbar tersebut PMR Jakarta Pusat melakukan aksi bersih bersih dan penyemprotan disinfektan dirumah rumah terdampak banjir di Kelurahan Petamburan Kecamatan Tanah Abang.
Para Anggota PMR Jakarta Pusat dan Petugas dari PMI Jakarta Pusat diketahui mulai menyisir rumah-rumah warga pada pukul 08.30 WIB, Minggu (5/1/2019). Mereka tampak menyemprotkan disinfektan di semua lokasi rumah terdampak banjir untuk membunuh kuman.

“Disinfektan ini terdiri dari karbol, virkon, dan pewangi itu untuk mematikan kuman-kuman jika ada kuman-kuman. Jangan sampai warga abis kena banjir kena penyakit lagi,” ujar Kepala Markas PMI Jakarta Pusat, Edward Bachtiar, di kantor Kelurahan Petamburan.
Selain di rumah-rumah warga, PMR Jakarta Pusat dan para petugas PMI itu menyemprotkan disinfektan ke masjid setempat. Mereka juga membersihkan gorong-gorong dan sampah yang masih berserakan di jalan jalan dan menumpuk di beberapa lokasi.

Walikota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara tampak hadir dan memimpin langsung kegiatan kerja bakti masal di lokasi pasca banjir, Jalan Petamburan II, Kelurahan Petamburan, Tanah Abang. Aksi kerja bakti serentak juga di ikut oleh Bapak Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Raden Muhammad Jauhari, dan PLT Kasdim 0501 Jakarta Pusat, Mayor Infantri Tody Irmansyah.
Dalam kegiatan kerja bakti kali ini, pihaknya mengerahkan seluruh jajarannya mulai dari petugas PPSU, Sudin SDA, Bina Marga, Lingkungan Hidup, Kepolisian dan TNI, PMR Jakarta Pusat,Para Petugas PMI Jakarta Pusat, mahasiswa, Pramuka, serta masyarakat. “Pada kegiatan ini, kami kerahkan sebanyak 572 petugas ,” Ujar Pak Walikota.
Anggota Dewan Kota Jakarta Pusat, Ardy Purnawan Sani yang juga ikut dalam aksi itu menambahkan, dirinya sangat mengapresiasi penanganan yang dilakukan Pemkot Jakarta Pusat dari awal bencana hingga pasca banjir. “Kami mewakili masyarakat, sangat berterima kasih, sehingga kawasan lingkungan yang semula amburadul kini berangsur rapi,” tandasnya.
Lurah Petamburan, Prasetiyo juga menjelaskan wilayahnya yang terkena banjir meliputi RW 01, 02, 03, 04, 05, dan RW 09. “Banjir ini diakibatkan meluapnya Kanal Banjir Barat karena tanggul jebol. Pada puncak banjir waktu itu ketinggian air mulai dari 50 cm hingga mencapai 1,2 meter,” ungkapnya.
Sementara itu Muhammad Azhar selaku koordinator Praya yang juga anggota PMR Jakarta Pusat,dirinya dan teman teman yang tergabung dalam PMR Jakarta Pusat merasa bangga dilibatkan dalam aksi sosial itu, Selanjutnya Azhar menambahkan bahwa sudah seharusnya dia dan teman teman yang tergabung dalam Organisasi PMR Jakarta Pusat ikut dalam kegiatan itu sebagai pengabdian dan aktualisasi diri sebagai anggota PMR yang turun langsung kelapangan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir.






