Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

HUKUM

Aset Para Tersangka Jiwasraya Yang Disimpan di Luar Negeri Akan Terus Diburu Oleh Kejagung

badge-check


					Aset Para Tersangka Jiwasraya Yang Disimpan di Luar Negeri Akan Terus Diburu Oleh Kejagung Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Adanya aset dari lima tersangka kasus jiwasraya yang disimpan di luar negeri Kejaksaan memastikan akan memburu dan menyita. Aset tersebut akan terus dikejar oleh penyidik untuk memastikan kembalinya uang negara.

“Pasti ada (aset luar negeri). Saya pastikan ada oleh karena itu saya akan kejar terus kemanapun mereka sembunyikan aset,” kata Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah di Gedung Bundar Jampidsus, Jakarta Selatan, Rabu (22/1/2020).

Lebih lanjut Febrie mengatakan, kini pihaknya telah melakukan pemblokiran terhadap 35 rekening yang berada dalam 11 bank dalam negeri. Penyidik juga terus melakukan penelusuran aliran uang milik para tersangka.

Tidak hanya itu, penyidik juga telah melakukan penyitaan sejumlah aset milik lima tersangka. Sejumlah aset tersebut diantaranya 1400 sertifikat tanah, kendaraan bergerak 7 satu diantaranya satu motor Harley Davidson, sejumlah barang barang perhiasan berupa cincin dan gelang serta lima jam tangan mewah.

Saat ini, kejagung tengah melakukan rekapitulasi sejumlah aset yang ditemukan bersama Pusat Pelapran dan Analisis Keuangan (PPATK). Jika nantinya masih ditemukan aset yang digunakan oleh tersangka maka akan kembali dilakukan penyitaan.

“Ada beberapa tindakan tetap di pelacakan aset yang akan terus kita upayakan tindakan penyitaanya,” jelasnya.

Kejagung sebelumnya telah menetapkan lima tersangka. Dua tersangka dari pihak swasta Komisaris PT Hanson Internasional, Tbk Benny Tjokrosaputro atau Benny Tjokro dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Mineral Tbk (TRAM) Heru Hidayat.

Kemudian tiga tersangka lain yang merupakan dari pihak PT Asuransi Jiwasraya yakni Mantan Direktur Keuangan PT Jiwasraya Harry Prasetyo, mantan Direktur Utama (Dirut) PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Hendrisman Rahim dan mantan Kepala Divisi Inverestasi Jiwasraya Syahmirwan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional

9 Januari 2026 - 21:57 WIB

KUHAP Baru soal Restorative Justice secara Konsep Kacau, Kata Pakar

8 Januari 2026 - 12:28 WIB

Kesenjangan Statement dan Implementasi Pemberantasan Korupsi Era Prabowo

2 Januari 2026 - 10:32 WIB

Populer KORUPSI