Menu

Mode Gelap
Genangan Air Pascabanjir terhadap Kesehatan Warga dan Tips Sehat Usai Banjir Tips Jaga Kesehatan di Musim Hujan di Kota Semarang Menjaga Kesehatan di Musim Hujan: Tips Sehat di Tengah Ancaman Banjir Oknum Anggota TNI AL Terlibat Perkelahian di Talaud, Lanal Minta Maaf, Proses Hukum Berlanjut Ekspor Indonesia Masih Terjebak di Komoditas Mentah, Daya Saing Terancam Kedaulatan Rakyat Harus Dikembalikan

PERISTIWA

Jumlah Positif Di Kota Bitung Bertambah, Watuna: PDP Harus Di Tangani Sesuai Protap

badge-check


					Jumlah Positif Di Kota Bitung Bertambah, Watuna: PDP Harus Di Tangani Sesuai Protap Perbesar

INAnews.co.id Bitung– Warga Kota Bitung 1 orang terkonfirmasi Positif Covid 19, hal ini membuat jumlah pasien yang positif di Kota Bitung menjadi 7 orang diantaranya 5 orang yang saat ini sedang di rawat dan 2 orang di nyatakan sembuh, Selasa 2 Juni 2020.

Hal ini di benarkan oleh Satgas Covid 19 Pemerintah Kota Bitung (Pemkot) melalui Kadis Kesehatan Pemkot Bitung yang juga sebagai Sekertaris Satgas Covid 19 dr Jeaneste Watuna MMKes.

“Sesuai info yang kami dapatkan pasien kasus 350 di Provinsi Sulut ini adalah seorang perempuan yang berusia 61 tahun asal Kecamatan Madidir,” ujar Watuna.

Watuna menjelaskan, pasien tersebut adalah Kontak erat dengan pelaku perjalanan yang tidak lain adalah anaknya yang datang dari Kota Malang, “Pasien dirawat di RSUD Bitung sejak 21 Mei lalu dengan gejala sakit paru-paru dan sesak nafas,” jelas Watuna.

Lanjut Watuna, bahwa kontak erat dengan pasien 07 di Kota Bitung ini akan segera dilacak oleh Dinkes, itu di lakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Dengan bertambahnya Satu pasien Covid-19 maka jumlah total di Kota Bitung sebanyak tujuh kasus, lima sementara dirawat dan dua lainnya sudah dinyatakan sembuh,” paparnya.

Watuna menegaskan, dengan bertambahnya kasus terkonfirmasi positif di Kota Bitung, menjadi tanda awas bagi seluruh masyarakat, apalagi bagi mereka yang tidak memperhatikan protokol kesehatan dalam beraktifitas.

“Dengan kasus 07 ini pula diharapkan dapat membuka mata kita bahwa kemungkinan positif bagi pasien dalam pengawasan atau PDP sangatlah memungkinkan. Maka dari itu PDP harus ditangani berdasarkan protap Covid-19 baik dalam masa perawatan mapun jika meninggal dunia,” ucap Watuna.

Watuna terus mengingatkan agar masyarakat dapat benar-benar patuh dengan protokol kesehatan yang sudah ditentukan. “Mari kita saling menjaga, lindungi diri dan lindungi orang lain melalui jaga jarak, pakai masker, rajin cuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, jangan berkumpul dan di rumah saja,” tegas Watuna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Genangan Air Pascabanjir terhadap Kesehatan Warga dan Tips Sehat Usai Banjir

25 Januari 2026 - 16:31 WIB

Tips Jaga Kesehatan di Musim Hujan di Kota Semarang

24 Januari 2026 - 21:00 WIB

Kerawanan Pangan Papua Tetap Tinggi, Kemiskinan Jadi Faktor Utama

23 Januari 2026 - 18:25 WIB

Populer DAERAH