INAnews.co.id, Jakarta – Letusan pada Gunung Soputan belum memengaruhi aktivitas pada penerbangan di Bandara Sam Ratulangi (Samrat) Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Angga Maruli sebagai Humas PT Angkasa Pura I Bandara Samrat mengatakan, sampai saat ini, masih belum ada pengaruh dan operasional penerbangan berjalan lancar. Minggu (16/12).
“Kami tetap akan berkoordinasi dengan instansti terkait untuk memonitor aktivitas Gunung Soputan,” ujar dia.
Gunung Soputan yang berada di Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulut, kembali erupsi sebanyak tiga kali sejak Minggu dini hari .
Berdasarkan data Pos Pemantau Gunung Soputan di Silian, erupsi pertama terjadi pada pukul 01.02 Wita, dengan aplitudo 40 milimeter disertai suara gemuruh.
“Letusan kedua terjadi pukul 03.09 Wita, dengan tinggi kolom abu mencapai 3.000 meter dari puncak gunung. Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke tenggara. Erupsi terekam dalam seismograf dengan aplitudo 40 milimeter,” kata Kepala Pos Pemantau Gunung Soputan, Asep Saifullah, di Silian.
Dan pada pukul 05.40 Wita, kembali terjadi erupsi dengan tinggi kolom abu teramati 7.000 meter dari puncak gunung.






