INAnews.co.id, Jakarta – Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Kudus bekerjasama dengan ALISA Khadijah Ikatan Cendikiwan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Kudus mengadakan Workshop Entrepreneurship.
Dengan tema Aktualisasi Ekonomi Syariah dan Kemudahaan Perizinan Usaha Mendorong Daya Saing UMKM di Era Revolusi Industri 4.0.
Dengan menghadirkan narasumber yaitu Muhammad Hasan Gaido, CEO dan Founder Gaido Group dan Rofiq Fahri, S.H., MM, Kabid Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Koperasi dan UMKM Kabupaten Kudus, dimoderatori oleh DR. Ekawati Rahayuningsih, SE.MM., Dosen IAIN Kudus, pada Kamis 27 agustus 2020, bertempat di @home Hotel Kudus.
Plt. Kadis Dinas Tenaga Kerja Pendustrian dan Koperasi dan UMKM Kabupaten Kudus, Marti, SE., MM. hadir langsung memberikan keynote speech sekaligus membuka kegiatan Workshop yang dihadiri 40 peserta ini.
Ketua Panitia Workshop, Arief Subekan, SE. yang juga menjabat sebagai Sekum MES Kudus mengatakan kegiatan workshop ini bertujuan mengedukasi para pelaku UMKM yang merupakan tonggak penopang ekonomi masyarakat tentang ekonomi syariah.
“Teman-teman UMKM sebagai pelaku ekonomi sangat perlu mulai mengupgrade keilmuannya tentang ekonomi syariah, apa, mengapa dan bagaimana meangakutalisasikannya” ujar Arief.
Sementara Hasan Gaido , menuturkan industri ekonomi syariah nasional memiliki potensi yang begitu besar untuk terus tumbuh sehingga perannya akan semakin dirasakan dalam mendukung perekonomian Indonesia khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas.
“Saat ini, Gaido Group dengan Visi Gaido Group 2045 Indonesia Sentral ekonomi Syrariah Dunia tampil dengan mengusung model bisnis integrated syariah business corporate, dengan bidang bisnis meliputi keuangan syariah, haji khusus, umrah, halal travel, kawasan wisata halal, multimedia syariah, event organizer, kuliner halal, dan muslim lifestyle,” tegas Hasan Gaido yang juga menjabat sebagai President Indonesia Saudi Arabia Business Council (ISBC) ini.
Masih dalam paparannya, diketahui bahwa Gaido Group menerapkan sistem yang disebut manajemen Triangle, yakni Operation and Product, Sales and Marketing dan Administration and Finance.
Ketiga divisi tersebut saling terkait dalam sistem dan menjadi tanggungjawab seorang CEO atau pimpinan perusahaan.
“Konsep ini tak terlepas dari konsep iman bagi seorang muslim, yakni diitikadkan dalam hati, diucapkan dengan lisan dan dilakukan lewat perbuatan,” tegasnya.
Selanjutnya Gaido Group juga meletakkan lima tahapan untuk menuju sukses. Diantaranya Well Planning , Clear Goal target yang jelas, Strategy cara yang digunakan, Solid Team dan Smart Personal.
“Inilah yang oleh Gaido Group dinamakan sebagai Five Steps How to Get Success. Dimana kelima pilar tersebut mengacu pada rukun Islam, yakni Syahadat, Sholat, Zakat, Puasa dan Haji,” terang Hasan.
Hasan Gaido menegaskan, setidaknya itulah yang menjadi pondasi dan pilar-pilar yang menopang Gaido Group dalam menjalankan bisnisnya sebagai sebuah entitas bisnis memiliki visi mendunia dengan inovasi tanpa batas.
Dalam kegiatan workshop ini, hadir juga sebagai undangan Ketua 1 MES & Anggota DPRD Prop Jateng Bp. Setia Budi Wibowo, MM, Direktur Utama Gaido Travel. Nana Sujana, Direktur Utama BAF syariah Asep Swarna, Direktur Utama Sani Mobil Indonesia, Heriyanto, Direktur Gaido Foundatian, Tommy Eka Purnama.







1 Komentar
Alhamdulillah semoga ekonomi syariah berkembang dan makin maju di negara yg mayoritas muslim ini INDONESIA MERDEKA..