Menu

Mode Gelap
CWIG Nilai Pengunduran Diri Ketua OJK Mahendra Siregar, Tinggalkan Preseden Buruk Pada Masyarakat Peringati Anniversary Ke Empat VOID DK Jakarta Menggelar AnniVacation Ke Sukabumi Direktur Utama BEI Mengundurkan Diri usai Insiden Dua Hari Lalu Sidang TPPU Hasbi Hasan: Integritas Jaminan Hakim Bebas Intervensi Legitimasi Pemerintah 80 Persen Vs Demokrasi 20 Persen Marak Makelar Dapur MBG, Kepala BGN Diminta Turun Lapangan Tinjau Dapur 3 T

POLITIK

Ini Dia Strategi NasDem Kota Mataram Menangkan Paket HARUM

badge-check


					Ini Dia Strategi NasDem Kota Mataram Menangkan Paket HARUM Perbesar

INAnews.co.id, Mataram – Usai mengantarkan Calon Walikota & Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Rolaniskana yang berwakil TGH. Mujiburrahman atau Paket HARUM untuk mendaftar ke KPU Kota Mataram beberapa waktu lalu, NasDem Kota Mataram mulai mengumpulkan pasukan.

Bertempat di kantor DPD NasDem Kota Mataram Jl. Arif Rahman Hakim – Punia (10/09), Ketua DPD NasDem Kota Mataram L. Fatahillah Prawiranegara mengumpulkan pengurus DPD maupun Pengurus tingkat Kecamatan untuk membahas persiapan anggota untuk mensukseskan HARUM pada Pilwali tahun ini.

Dalam kesempatan tersebut Fatahillah mengarahkan pengurus kecamatan untuk menyelesaikan administrasi Kader di tingkat kecamatan hingga bawahnya agar tertib administrasi.

“Pengurus Kecamatan Kita Kumpulkan Hari ini untuk menyelesaikan administrasi di kecamatan supaya tertib untuk kaderisasi” ungkap Fatahillah.

Dalam waktu yang sama, Fatahillah yang juga Ketua Garda Pemuda NasDem Provinsi Nusa Tenggara barat ini menyerukan target suara NasDem perkecamatan harus mencapai 2.500 suara.

“Tidak muluk muluk perkecematan harus mencapai 2.500 suara kita. Kalikan 6 kecamatan di Mataram menjadi 15.000 suara” tandasnya dalam pertemuan tersebut.

Sebagai bentuk mensukseskan Pilwali Kota Mataram tahun ini. Masyarakat yang bersuka rela menjadi bagian untuk menentukan arah Kota Mataram untuk 4 tahun ke depan, dengan sangat terbuka Fatahillah membuka pintu selebar – lebarnya tanpa pandang bulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Legitimasi Pemerintah 80 Persen Vs Demokrasi 20 Persen

30 Januari 2026 - 14:12 WIB

Amien Rais Kritik Rencana Pembukaan Kebun Sawit Baru di Tengah Ancaman Banjir

30 Januari 2026 - 09:00 WIB

UU Cipta Kerja Dinilai Permudah Perusakan Lingkungan

29 Januari 2026 - 19:23 WIB

Populer POLITIK