INAnews.co.id , Banten – Bupati Serang , Ratu Tatu Chasanah menanggapi adanya aksi pungli yang dilakukan pihak RSDP Serang atau RS Drajat Prawiranegara.
Usut tuntas, berikut judul pesan tertulis Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah . Dituliskan juga olehnya jika dirinya sudah memanggil jajaran direksi dan manajemen RSDP pada hari Rabu (26/12/2018).
Bahkan Bupati Serang juga mendatangi RSDP ke esokan harinya, pada kamis (27/12/2018) untuk mengecek langsung situasi dan berbagai dokumen di RSDP.
“Saya juga mengecek ke bagian keuangan rumah sakit, administrasi saya cek satu-satu pungli itu tidak terkait proses administrasi RSDP ada, tidak dilakukan manajemen RSDP, ” kata Tatu dalam keterangan tertulis, Kamis (27/12/2018).
Ia juga menegaskan sejak awal sudah memerintahkan direksi RSDP dan puskesmas di Kabupaten Serang untuk menggratiskan pelayanan kesehatan bagi semua korban bencana tsunami, baik yang datang dari Kabupaten Serang maupun dari Kabupaten Pandeglang.

Pesan tertulis Bupati Serang Hj. Ratu Tatu Chasanah terkait pungli RSDP , Serang
“Instruksi tersebut diteruskan direksi RSDP ke semua unit pelayanan” ucap Tatu.
Terkait bukti kuitansi pembayaran dari keluarga korban, Tatu memastikan itu bukan kuitansi resmi dari manajemen RSDP. Ia pun mempersilakan kepolisian melakukan penyelidikan.
“Kami juga sudah bertemu dan rapat bersama dengan pihak kepolisian karena ini soal kemanusiaan,” ujarnya.
Tatu menilai, jika benar ada oknum yang melakukan pungli, hal itu sudah mencederai citra RSDP sekaligus tidak menghargai para dokter dan tenaga kesehatan yang bekerja tanpa lelah dan ikhlas mengobati korban bencana tsunami.
“Jadi silakan diusut tuntas jika ada oknum yang melakukan pungli,” tegasnya.






