Menu

Mode Gelap
“Jangan Malu Orang Tuamu Pemulung”, Motivasi Prabowo untuk Siswa Sekolah Rakyat Program MBG Capai 58 Juta Penerima Indonesia Raih Swasembada Beras dengan Produksi Tertinggi Sepanjang Sejarah Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu Pengamat: Wacana Pemilihan Kada oleh DPRD Hampir Dipastikan Terealisasi Umat Islam Harus Terus Bermikraj dalam Ilmu dan Kompetensi

KORUPSI

Bupati Serang tegaskan tidak ada pungli di RSDP dan usut tuntas

badge-check

INAnews.co.id , Banten – Bupati Serang , Ratu Tatu Chasanah menanggapi adanya aksi pungli yang dilakukan pihak RSDP Serang atau RS Drajat Prawiranegara.

Usut tuntas, berikut judul pesan tertulis Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah . Dituliskan juga olehnya jika dirinya sudah memanggil jajaran direksi dan manajemen RSDP pada hari Rabu (26/12/2018).

Bahkan Bupati Serang juga mendatangi RSDP ke esokan harinya, pada kamis (27/12/2018) untuk mengecek langsung situasi dan berbagai dokumen di RSDP.

“Saya juga mengecek ke bagian keuangan rumah sakit, administrasi saya cek satu-satu pungli itu tidak terkait proses administrasi RSDP ada, tidak dilakukan manajemen RSDP, ” kata Tatu dalam keterangan tertulis, Kamis (27/12/2018).

Ia juga menegaskan sejak awal sudah memerintahkan direksi RSDP dan puskesmas di Kabupaten Serang untuk menggratiskan pelayanan kesehatan bagi semua korban bencana tsunami, baik yang datang dari Kabupaten Serang maupun dari Kabupaten Pandeglang.

Pesan tertulis Bupati Serang Hj. Ratu Tatu Chasanah terkait pungli RSDP , Serang

“Instruksi tersebut diteruskan direksi RSDP ke semua unit pelayanan” ucap Tatu.

Terkait bukti kuitansi pembayaran dari keluarga korban, Tatu memastikan itu bukan kuitansi resmi dari manajemen RSDP. Ia pun mempersilakan kepolisian melakukan penyelidikan.

“Kami juga sudah bertemu dan rapat bersama dengan pihak kepolisian karena ini soal kemanusiaan,” ujarnya.

Tatu menilai, jika benar ada oknum yang melakukan pungli, hal itu sudah mencederai citra RSDP sekaligus tidak menghargai para dokter dan tenaga kesehatan yang bekerja tanpa lelah dan ikhlas mengobati korban bencana tsunami.

“Jadi silakan diusut tuntas jika ada oknum yang melakukan pungli,” tegasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kesenjangan Statement dan Implementasi Pemberantasan Korupsi Era Prabowo

2 Januari 2026 - 10:32 WIB

KPK Kini Terlihat Lumpuh Tangani Kasus Besar

2 Januari 2026 - 09:32 WIB

Tender Rawan Korupsi

29 Desember 2025 - 09:32 WIB

Populer KORUPSI