Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

UPDATE NEWS

Diperingati Setiap 21 November ,Berikut Sejarah Hari Ikan Nasional

badge-check


					Diperingati Setiap 21 November ,Berikut Sejarah Hari Ikan Nasional Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Hari Ikan Nasional (Harkanans) diperingati setiap tahun pada tanggal 21 November. Harkannas ditetapkan oleh Presiden melalui Keputusan Presiden No. 3 Tahun 2014 tanggal 24 Januari 2014.

Penetapan Hari Ikan Nasional dilandasi dua  pertimbangan yang pertama adalah bahwa  Indonesia sebagai negara kepulauan, memiliki potensi perikanan yang perlu dimanfaatkan secara optimal dan lestari untuk bangsa, dan pertimbangan kedua  dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dan mendukung ketahanan pangan dan gizi nasional, diperlukan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ikan sebagai bahan pangan yang mengandung protein berkualitas tinggi.

Tahun 2020  merupakan peringatan Harkannas yang ke-7, dan  peringatan Harkannas tahun ini  mengangkat tema “Makan Ikan Tingkatkan Imunitas Lawan Covid dan Stunting,” dengan pertimbangan bahwa pangan dan gizi adalah hal yang saling terkait dan saat ini masih menjadi masalah nasional yang perlu diselesaikan dan juga terkait pandemic covid 19 yang memerlukan imunitas sebagai daya tangkal terhadap penularannya.

 

Logo Hari Ikan Nasional 

Logo Hari Ikan Nasional atau Harkannas yang berbentuk siluet ikan dan manusia ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 70 Tahun 2014.

Arti Logo

  • Logo berbentuk siluet ikan dan manusia yang mengangkat tangan dan saling bertautan secara keseluruhan menggambarkan kebanggaan masyarakat Indonesioa sebagai bangsa maritim dan gemar mengkonsumsi ikan.
  • Siluet manusia yang mengangkat tangan menggambarkan semangat, kesehatan, kecerdasan, keterampilan, dan keceriaan yang dapat diperoleh dari mengkonsumsi ikan.

Warna ikan biru dan kuning pada kepala ikan menggambarkan keanekaragaman sumber daya perikanan yang dimiliki bangsa Indonesia

  • Warna biru tua di bagian tubuh manusia melambangkan jati diri masyarakat Indonesia sebagai bangsa maritim.
  • Warna biru muda di bagian tubuh manusia yang mengangkat tangan menggambarkan budaya maritim yang selalu melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia
  • Warna biru tua pada ekor ikan menggambarkan prinsip keberlanjutan dan kelestarian dalam pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan.
  • Teks Harkannas (Hari Ikan Nasional)  memberi kesan dinamis modern. Perpaduan antara gambar dan tulisan mengandung makna keseimbangan dan ikatan yang kuat para pemangku kepentingan untuk mengembangkan perikanan sebagai pilar pembangunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

9 Januari 2026 - 08:39 WIB

Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam

8 Januari 2026 - 22:04 WIB

Populer UPDATE NEWS