INAnews.co.id, Bogor – Yayasan Pundi Nasional Abadi (YAPUNASA) melalui Universitas Merdeka Indonesia siap mencetak satu juta sarjana di Indonesia.
Dengan langkah ini UMI mencoba mengambil peran untuk mengatasi keterbatasan lulusan perguruan tinggi di Indonesia. Melalui konsep Kampus Merdeka yang akan diaplikasikan melalui UMI akan membantu meringankan beban pemerintah agar tidak bekerja sendirian di dunia pendidikan.
“Kami akan mendirikan Universitas Merdeka Indonesia (UMI) di sini. Kami telah memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas secara nasional,” demikian kata pendiri sekaligus inisiator UMI, Prof Untung saat jumpa media bersama FSI , 23 desember 2020, di Bogor, Jawa Barat.
Prof Untung menjelaskan bahwa permasalahan umum yang dihadapi bangsa ini adalah selain biaya kuliah perguruan tinggi juga waktu dan usia mereka, sedangkan cita-cita untuk menjadi sarjana banyak di impikan.
Namun dalam konsep kampus merdeka ini melalui UMI hal itu akan diatasi bersama-sama. Terlebih biaya untuk kuliah di UMI ini nantinya akan sangat terjangkau.

“Dari mereka yang membayar, nanti bisa kita subsidikan ke yang lainnya. Maka jangan sampai ada lagi yang bicara gak punya duit, gak kuliah,” terang Prof Untung.
Dalam menjalankan konsep kampus merdeka ini , UMI sudah mempunyai pondasi yang kuat dengan sudah berjalannya ECC Air Education sebagai lembaga konsultan pendidikan di Indonesia yang juga siap mencetak satu juta sarjana.
Program mencetak satu juta sarjana tersebut , sesuai dengan arahan dan janji Presiden Joko Widodo menjanjikan yang akan memberikan beasiswa kepada lebih dari 20 juta siswa yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia pada 2020.
Sementara Ketua Umum Forum Santri Indonesia , Iwan Ari Kurnia sangat menyambut baik apa yang di gagas Prof. Untung dengan mendirikan UMI untuk menciptakan Sumber Daya Manusia unggul untuk negeri ini.
“Kami (FSI) menyambut baik ide dari Prof Untung. Kesarjanaan kita memang sangat jauh jika dibanding dengan negara lain. Karena itu juga kita belum memiliki kompetensi yang cukup,” kata Ketum FSI Ustadz Iwan Ari Kurnia.
Atas apresiasi yang diberikan, YAPUNASA pun mengajak FSI untuk bekerjasama. Menjadi rekan perjuangan dalam dunia pendidikan. Keduanya sepakat mendatangani atau melakukan MoU untuk mendorong penuh niat baik YAPUNASA.
“Kita mendorongnya agar pencapaian 1 juta sarjana terwujud. Sebagaimana cita-cita Prof Untung,” tambah Iwan.
Perlu diketahuai, bahwa visi dari UMI yaitu Menciptakan kelulusan UNIVERSITAS MERDEKA INDONESIA (UMI) sebagai sumber daya manusia yang siap berkompetisi di duniakerja yang disiplin, berdedikasi tinggi, tanggap, cerdas, bertanggung jawab, jujur, optimis, berakhlak mulia, loyalitas, ibadah dan mandiri.
Untuk misi, UMI mempersiapkan tenaga professional yang disiplin berbagai bidang untuk membentuk masyarakat yang bertakwa, handal, terampil, mandiri, berwawasan akademik dan memiliki daya saing tinggi pada saat ini maupun pada masa yang akan datang.
Kemudian menyelenggarakan Tridarma perguruan tinggi dari semua golongan dengan biaya terjangkau dan berkualitas.
Serta memberikan pelayanan pendidikan dibidang manajemen, ekonomi, pendidikan, sosial, politik, ilmu pemerintahan dan hukum yang berorientasi pada peningkatan taraf hidup masyarakat adil dan makmur.






