INAnews.co.id, Jember – Warga Sumberagung kembali beraksi memblokade kendaraan berat jenis tronton tanki yang beroperasi keluar masuk ke lokasi PT. BSI kembali terjadi beberapa hari yang lalu, tepatnya Selasa malam sekitar Pukul 21.30 WIB, lokasinya di pertigaan jalan utama Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi JawaTimur.
Setiap hari dalam satu kali dua puluh empat jam, sedikitnya 20 unit kendaraan berat jenis tronton beroperasi melewati jalan tersebut dengan surat izin mobilisasi logistiknya sudah kadaluwarsa sejak Tertanggal 31 Desemeber 2018.
Dari seorang tokoh pemuda, Yus Anang, ketika berada di lokasi penghadangan, pada waktu Pukul 22.00 WIB. Menjelaskan, hal sama juga dilakukan pada Senin malamnya. Hasilnya, warga masih dijanjikan akan diperlihatkan surat izin mobilisasi kendaraan berat di Kantor Kecamatan Pesanggaran. Namun,hingga berita ini di tulis masih saja surat yang dimaksud belum juga ditunjukan.
“Kendaraan logistik ini sangat meresahkan. Bahkan, surat izinnya belum juga ditunjukan. Berati kan tidak ada itikad baik dari pihak PT. BSI.
Kendaraan berat tersebut harus balik arah kembali ke Tumpang Pitu.Meski sebelumnya sudah dilakukan negoisasi dengan warga pemblokade jalan,” jelasnya di tengah-tengah kerumunan warga Sumberagung.
Sementara Pelaksana Harian Obyek Vital Nasional (Obvitnas) Polda Jatim, Kompol. Mustakim, di hadapan awak media, Selasa, Pukul 23.30 WIB hanya bisa pasrah. Dan menyerahkannsepenuhnya kepada warga dan masyarakat Sumberagung kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi.
” Karena tak di izinkan warga, ya kami balik arah. Semua kendaraan berat yang mau melintas untuk keluar, kami kembalikan lagi untuk masuk ke lokasi BSI.,” terang Mustakim.
Akibat dan Imbas dari aksi blokade masyarakat Sumberagung malam itu, tujuh unit kendaraan berat jenis tronton tanki, yang diduga akan menuju ke PT. BSI, Tumpangpitu tak dapat masuk wilayah tambang emas.
Dan kendaraan–kendaraan besar tersebut,bisanya dan pasrah sambil parkir berjajar di depan SPBU Jajag, Kecamatan Gambiran. pantauan wartawan, pada Rabu pukul 00.45 WIB, truk tronton tanki tersebut masih berbaris sambil berjajar rapi di SPBU Jajag. (adhi)






