Menu

Mode Gelap
Apresiasi kepada Buruh: Tulang Punggung Pembangunan Nasional Syahganda Nainggolan : Masuknya Jumhur Hidayat Dalam Kabinet Sebagai Langkah Tepat Prabowo ASN Boleh Kritik Presiden, Ini Penjelasan Hukumnya Prabowo di Hadapan Buruh Bicara Ojol Setahun Mengabdi, Heritage Medical Bekasi Prioritaskan Kesembuhan Pasien Raker Bacadnas dan Forum Kader Bela Negara Bahas Evaluasi Triwulan I Tahun 2026

INDAG

PKL tanah abang bentrok dengan Satpol PP

badge-check


					PKL tanah abang bentrok dengan Satpol PP Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Ratusan pedagang kaki lima Pasar Tanah Abang bentrok dengan petugas Satuan Pamong Praja (Satpol PP), pada Kamis (17/1).

Bentrokan terjadi saat penertiban di sepanjang Jalan Jatibaru kolong Jembatan Penyebrangan Multiguna dan Pasar Blok G Tanah Abang Jakarta Pusat.

Dedi Camat Tanah Abang Arif Darsono menyebutkan penertiban Satpol PP merupakan kegiatan rutin yang melibatkan PKL dan Satpol PP.

Namun ia menyesalkan adanya provokator saat penertiban berlangsung.

“Provokator-provokator sedang kami cari bersama polisi,” ujar Dedi.

Dedi mengatakan penertiban dilakukan karena pedagang kaki lima memaksakan berjualan di trotoar. Padahal ada rambu larangan berdagang di trotoar sudah terpasang.

Jelas Dedi, pedagang tak terima dengan penertiban tersebut dan melempari petugas Satpol PP.

Dilansir dari Antara, padagang juga mengembalikan truk yang mengangkut beberapa barang dagangan itu mundur ke Arah Blok A Pasar Tanah Abang.

Sementara itu Polsek Metro Tanah Abang Jakarta Pusat mengumpulkan tiga orang yang diduga menjadi provokator kericuhan.

Petugas kepolisian dikerahkan untuk membantu mendirikan tempat, mulai Stasiun Tanah Abang hingga Blok G.

Kapolsek Metro Tanah Abang Ajun Komisaris Besar Lukman Cahyono mengatakan pedagang meminta agar dapat berjualan di trotoar.

Karena itu saat akan ditertibkan mereka melawan. “Tidak ada korban luka dalam kejadian itu. Kondisi di sana memiliki kondusif,” ujar dia.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

UMKM Perempuan Lebih Aktif di E-Commerce ketimbang Laki-laki

22 April 2026 - 13:29 WIB

Industri Hijau Justru Picu Ekstraksi Mineral Makin Masif

20 April 2026 - 18:48 WIB

YLKI Dorong Reformasi Struktural Perlindungan Konsumen di Harkonas 2026

20 April 2026 - 12:30 WIB

Populer EKONOMI