INAnews.co.id, Jakarta – Komunitas Penghobi Cupang Indonesia (KPCI), mengadakan kontes dan Bazzar ikan cupang hias perdana di, Jakarta Utara, pada 28 Maret 2021.
Acara ini diikuti oleh 602 peserta kontes ikan cupang hias. Sejak Jumat, 26 Maret, untuk kontes ikan cupang hias diadakan sejak Sabtu, 27 maret dan minggu, 28 Maret, 2021.
Hadir sebagai Dewan Juri, Mustafa Kamil, dari Jakarta, Agung Karim, Hermansyah, dan Titis Wijaya yang merupakan Para juri utusan dari daerah.

KPCI, terapkan sistem penilaian standar Nasional dengan dibagi kedalam enam kategori yaitu ; Kategori A Crwon tall/CT (5cm-up) terdiri dari dasar, kombinasi, mascot, bebas.
Kategori B Halfmoon (5cm-up) terdiri dari dasar, kombinasi,marble/fancy, bebas gelap,bebas terang.
Kategori C Plakat (4cm-up) terdiri dari dasar gelap,dasar terang, kombinasi, marble/fancy, bebas gelap, bebas terang, dragon.
Kategori D Giant terdiri dari dasar(5 cm-up), bebas gelap suju(5-5,5cm), bebas terang Suju (5-5,5 cm), Junior bebas gelap 5-5,9 cm, Junior bebas terang (5-5,9 cm), Senior bebas (6 cm-up), marble /fancy(5cm-up),Koil (5 cm-up).
Kategori E, Baby, terdiri dari; Ct dasar (4,7 cm max), Ct kombinasi (4,7cm max), Ct bebas (4,7 max), Hm dasar (4,7 max), Hm bebas gelap (4,7 max), Hm bebas terang (4,7 cm max), Pk dasar (3,7 cm max), Pk bebas gelap (3,7 cm max), Pk bebas terang (3,7 max).
Kategori F. Modern Class (4 cm up), terdiri dari; Kombinasi modern (rim/fccp), Blsvk series (Avatar/ samurai,Koi Klasik dan Koi modern.

Menurut salah seorang Dewan Juri, Mustafa Kamil atau disapa Bang Kamil, dari 602 ikan cupang hias yang di sertakan dalam ajang kontes, 37 pemenang ikan cupang hias sudah memenuhi standar Nasional sebagai pemenang, dan diantara 37 ikan cupang hias masih ada tiga pemenang, satu Grand Champions dan ada pemenang Juara Umum.
” Dengan melihat kategori dan jenis ikan cupang hias kita bisa menyeleksi yang terbaik, begitu juga dengan ikan asli Indonesia seperti ikan Serit/Crowntail, dengan budidaya ikan cupang dari negara lain”, terang Bang Kamil.
Tambahnya kriteria penilaian adalah keadaan fisik dan mental ikan yaitu kondisi batok kepala, dasi ikan yang tidak rusak dan sebagainya maka penjurian untuk menentukan yang terbaik tidak menemukan kesulitan meski diperlukan ketelitian didalamnya.
Untuk diketahui, Bang Kamil, sudah memiliki peternakan ikan cupang hias sejak tahun 1980 dan sudah menjadi juri Kontes ikan cupang sejak tahun 1990 hingga saat ini dipercaya sebagai Ketua Dewan Juri dengan standar Nasional MHCI.
KPCI terbentuk dari komunitas ikan cupang hias pada tahun 2020 tepatnya di bulan Desember.
Lewat beberapa kesempatan Bazzar bersama di kawasan Blok M, mereka memberanikan diri untuk bergabung dan membetuk kepanitiaan.
Dalam acara ini Heru Kunia sebagai penanggung jawab kegiatan, Henry Gabz sebagai ketua Panitia dan Wiwik Lestari sebagai Bendahara, serta dibantu 27 orang lainnya.
Tujuan dari acara ini adalah bukan sebatas lomba tetapi lebih sebagai ajang edukasi dan silaturahmi pencinta ikan cupang hias.
“Sedangkan tujuan dibukanya Bazzar ikan cupang hias sebagai wadah meningkatkan perekonomian selain memberikan semangat bagi para pedagang maupun pencinta ikan cupang hias akibat lesunya perekonomian karena dampak Pandemik Covid 19,” ujar Heru.
Lanjut Heru, saat berlangsungnya acara pihak keamanan mall mempunyai peran penting untuk mengingatkan para pengunjung maupun seluruh peserta untuk menjamelakukan aturan prokes Covid 19.
Henry Gabz sebagai ketua Panitia pada awalnya sempat menemui kesulitan mencari peserta kontes dan Bazzar ikan cupang hias, dengan menggandeng komunitas pecinta ikan cupang hias yang pernah turut serta pada bulan Desember, 2020 akhirnya 40% bersedia berpatisipasi.
Menurut Henry situasi Pandemik Covid 19 juga menjadi salah satu alasan sulitnya mencari peserta dan disamping banyak pihak yang meragukan kegiatan perdana KPCI ini.
“Masyarakat akhirnya begitu antusias hingga acara berlangsung dengan sukses peserta Bazzar mencapai 25 stand sementara target peserta kontes mencapai 602 ikan cupang hias,” ungkap Henry.
Wiwik Lestari yang menjabat sebagai Bendahara kegiatan di KPCI juga memberikan pemahaman kepada komunitas ikan cupang hias agar masyarakat lebih mengenal keberadaan ikan cupang hias lewat ajang Kontes dan Bazzar.
Pemenang Kontes KPCI :
Juara umum oleh Battu Sostred,
Juara Grand Champions Grand Betta Kemayu 552, Cupang Pribumi 560, Gembul Betta 345, Bakso Cuan 539.
Juara kesatu oleh Batu Sostres 246.
Juara kedua oleh Betta Kaya 517.
Juara ketiga oleh ST Kemayoran 162.
Reporter : Dyan Sevika Jaman






