Menu

Mode Gelap
Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu Pengamat: Wacana Pemilihan Kada oleh DPRD Hampir Dipastikan Terealisasi Umat Islam Harus Terus Bermikraj dalam Ilmu dan Kompetensi Pakar Ekonomi Syariah Ungkap Hikmah Isra Miraj Kemajuan Umat Islam Pasal Nikah dan Poligami dalam KUHP Bertentangan Konstitusi Konsumsi Rumah Tangga Naik tapi Upah Turun Sementara Akibat MBG

UPDATE NEWS

Akhmad Syarbini , Ketua Umum Terpilih KLB , Ingatkan Caketum Versi Pemilu

badge-check


					Akhmad Syarbini , Ketua Umum Terpilih KLB , Ingatkan Caketum Versi Pemilu Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Ketua Umum Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) Akhmad Syarbini terpilih melalui Kongres Luar Biasa (KLB) di Hotel Savoy Homann Bandung, Jawa Barat, tanggal 10-11 April 2021.

Pria lulusan Fakultas Geodesi tahun 1986 ini didaulat sebagai Ketum IA-ITB dengan masa bakti 2021-2025.

Nantinya, ketum IA-ITB terpilih akan melakukan revitaliasi kepengurusan IA-ITB, pemutakhiran database, tata kerja, sinergi antar Alumni dan menjalankan tugas secara profesional.

Pengurus pusat IA-ITB yang baru akan menerapkan prinsip Good Governance, sehingga taat hukum dan taat perundang- undangan yang berlaku di Republik Indonesia.

“Kami berharap semua Alumni ITB dan pihak-pihak yang terkait dengan organisasi IA-ITB juga melakukan hal yang sama, yaitu taat hukum dan taat peraturan perundang undangan yang berlaku agar IA-ITB bisa berjalan sesuai dengan konstitusi,” kata Abi sapa akrabnya saat memberikan pernyataan secara daring di Jakarta, Kamis 15 april 2021.

Akhmad Syarbini meminta saatnya para Alumni ITB bahu membahu sebagai agen perubahan pembangunan secara nyata bersama.

“Dan yang terpenting adalah mendukung program pemerintah dalam situasi ekonomi dan kesehatan yang melanda negeri ini,” tambahnya.

Menurut Abi , Kongres Luar Biasa (KLB) diperlukan oleh Ikatan Alumni ITB sebagai syarat konstitusional yang diamanatkan oleh AD/ART karena masa bakti Pengurus Pusat, Dewan Penasehat, Pengurus Pusat dan Dewan Pengawas IA-ITB
periode 2016-2020 telah berakhir tahun lalu.

“Dengan berakhirnya masa bakti pengurus pusat itu, sehingga tidak punya legal standing untuk menjalankan organisasi IA-ITB,” ungkap Abi.

Selain itu, tambahnya, secara yuridis formal, kepengurusan IA-ITB periode 2016-2020 lalu juga tidak terdaftar di Kemenkumham.

“Sebuah keniscayaan bila akhirnya banyak Alumni ITB yang mengharapkan adanya Kongres Luar Biasa sebagai solusi untuk menyatukan kembali marwah dan martabat IA-ITB. Pelaksanaan KLB IA-ITB oleh para Alumni ITB sesuai Pasal 6 AD/ART IA-ITB, berjalan lancar dan demokratis,” katanya.

Tambahnya Akhmad Syarbini sebagai Ketua Umum terpilih juga sudah melayangkan surat kepada Caketum yang akan ikut Pemilu pada 16 & 17 april besok, surat itu memberikan informasi agar nantinya tidak ada dualisme kepemimpinan yang berujung gugat menggugat.

Seperti diketahui Kongres Nasional IA-IT X akan digelar pada 16-17 April mendatang di Balai Pertemuan Ilmiah ITB.

Pada kesempatan itu juga akan dilaksanakan pemilihan ketua umum IA-ITB periode 2021-2026.

Pemilihan ketua umum akan dilaksanakan secara online dengan sistem i-voting, dengan 22.732 alumni yang masuk ke dalam DPT.

Berikut delapan kandidat Ketua Ikatan Alumni ITB beserta nomor urutnya:

Nomor urut 1 

Honesti Basyir, Teknik Industri 1987 , Direktur Utama Bio Farma sejak tahun 2019).

Nomor urut 2 

I Made Dana Tangkas, Teknik Industri 1984, Ketua Ikatan Alumni Teknik Industri ITB, sempat menjabat sebagai Direktur dari Toyota Motor Manufacturing Indonesia dan Vice President Toyota wilayah Asia Pasific, serta Ketua Pengembangan Industri Otomotif Indonesia (GAIKINDO).

Nomor urut 3 

Gembong Primadjaja, Teknik Mesin 1986 (pernah menjabat sebagai Direktur PT Pelindo Energi Logistik, Ketua Tim Percepatan Konversi Bahan Bakar Gas pada Direktorat Jenderal Minyak dan Gas, serta Ketua Ikatan Alumni Mesin ITB)

Nomor urut 4

Hariyono, Teknik Informatika 1985 (pernah menjabat sebagai Direktur di PT Sigma Cipta Utama, kemudian Vice President of Information Technology di PT Elnusa dan Ketua Ikatan Alumni Informatika).

Nomor urut 5

Bimo Sasongko, Teknik Informatika 1990 ,pendiri Euro Management Indonesia, Ketua Umum IABIE-Ikatan Alumni Program Habibie, serta Wasekjen ICMI-Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia.

Nomor urut 6

Syarifah Amelia, Fisika 2007. (Direktur Operasional PT Anugerah Selamat Mandiri, Tour Travel Umroh dan Haji, Staf Khusus Kementerian Kelautan dan Perikanan RI serta Direktur Pengembangan Bisnis BUMD Kab. Belitung.

Nomor urut 7

Gatot Sudariyono, Teknik Mesin 1980. Pernah menjadi Ketua Panitia BNI ITB Ultra Marathon Gatot Sudariyono. Ia pernah menjalankan kegiatan marathon amal sepanjang 4 hari dan berhasil mengumpulkan donasi sebesar 341 juta.

Nomor urut 8

Seterhen Akbar Suriadinata, Teknik Elektro 2003 , saat ini sebagai Founder dari Labtek Indie sejak 2012 serta bekerja sebagai Freelance Remotely Operated Vehicle Pilot/Tech

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu

12 Januari 2026 - 21:59 WIB

INDEF: Tata Kelola Jadi Kunci Suksesnya MBG dan Danantara

12 Januari 2026 - 16:44 WIB

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi

12 Januari 2026 - 15:43 WIB

Populer NASIONAL