Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

EKONOMI

Dana Kelolaan Astra Life Termasuk DPLK Astra, Meningkat 17,6% Capai Rp. 9,64 Triliun

badge-check


					Business concept with copy space. Office desk table with pen focus and analysis chart, computer, notebook, cup of coffee on desk.Vintage tone Retro filter, selective focus. Perbesar

Business concept with copy space. Office desk table with pen focus and analysis chart, computer, notebook, cup of coffee on desk.Vintage tone Retro filter, selective focus.

INAnews.co.id, Jakarta – Memasuki pertengahan tahun 2021, total dana kelolaan PT ASURANSI JIWA ASTRA (Astra Life) termasuk DPLK Astra per akhir Mei 2021 mampu mencapai Rp 9,64 triliun atau naik 17,6% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Kondisi ini tentu didukung dengan kondisi perekonomian Indonesia yang perlahan juga mulai membaik terlihat dari posisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang secara year on year (YoY) pada penutupan Mei 2021 meningkat sebesar 25,11% YoY, dimana sebelumnya mengalami penurunan yang cukup dalam sejak awal pandemi di tahun 2020.

Dalam sisran persnya secara tertulis pada Selasa (29/6/2021) Windawati Tjahjadi selaku Presiden Direktur Astra Life mengungkapkan “Astra Life mencatatkan perkembangan yang positif menuju pertengahan tahun 2021 dengan total dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) sebesar Rp 9,64 triliun atau naik sebesar 17,6% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang terdiri dari dana kelolaan produk unit link, non-unit link dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Astra.”

“Dengan strategi yang tepat, Astra Life akan terus menjaga kepercayaan nasabah agar dapat dapat memberikan imbal hasil investasi yang optimal meski dalam kondisi pasar yang tidak menentu seperti saat ini.” tambah Windawati selanjutnya.

Peningkatan terbesar diperoleh dari dana kelolaan dari produk-produk unit link Astra Life yang meningkat 30% YoY Mei 2021, yaitu sebesar Rp 4,53 triliun. Hal ini sejalan dengan kinerja unit link fund Astra Life yang memberikan imbal hasil yang baik dan lebih unggul dibandingkan fund sejenisnya.

Sebagai contoh AVA Secure Fund yang mampu memberikan imbal hasil sejak peluncuran sebesar +37,35%, lebih baik dibandingkan tolok ukurnya sebesar +32,12% begitu juga dengan AVA Fixed Income Plus Fund yang memberikan imbal hasil lebih tinggi, yaitu sebesar +58,78% dibandingkan dengan tolok ukurnya sebesar +57,13%.

Selain itu, AVA Growth Plus Fund mencatakan kinerja bulanan yang lebih baik yaitu -0.61% dibandingkan dengan tolok ukur sebesar -0,80%. Tidak heran unit link fund tersebut adalah yang paling banyak dipilih oleh nasabah dari 12 unit link fund yang saat ini dikelola oleh Astra Life.

Produk unit link Astra Life yang dipasarkan melalui jalur distribusi Bancassurance dan Direct saat ini masih menjadi kontributor terbesar di Astra Life. Pencapaian ini juga tidak lepas dari dukungan pemerintah yang memberikan izin kepada Astra Life untuk melakukan penjualan produk unit link secara digital sehingga memudahkan nasabah untuk bisa memperoleh produk perlindungan jiwa yang dikaitkan dengan investasi
ini dengan pertemuan langsung secara digital.

Layanan digital Astra Life untuk kemudahan nasabah. Don’t Worry #iGotYourBack.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kontrak Sewa Kapal PLN Energi Primer Capai Rp16 Triliun, CBA : Nilainya Triliunan Tapi Dianggap Seperti Kuitansi Kosong

7 Januari 2026 - 07:22 WIB

Target Pertumbuhan 5,4 Persen Sulit Tercapai, Konsumsi dan Kredit Melemah

5 Januari 2026 - 23:39 WIB

CBA Desak Kejagung Panggil Djony Bunarto Tjondro Terkait Dugaan Korupsi Impor BBM Pertamina

5 Januari 2026 - 06:31 WIB

Populer EKONOMI