Menu

Mode Gelap
Prabowo Pernah Sebut Cagub Harus Siapkan Rp300 Miliar Maju Pilkada BAT Bank Akui Dana USD 1 Juta Dikuasai, CWIG Ultimatum Pengembalian Secepatnya CBA Desak Kejati Jabar Usut Pengadaan PC di Sekretariat DPRD Kabupaten Bandung Keamanan Susu Bayi Harus Jadi Prioritas Aksi Buruh 15 Januari Akan Digelar di DPR, Bawa 4 Tuntutan CBA: Dugaan Anggaran Pembongkaran 98 Tiang Monorel Rp100 Miliar dan Berpotensi Mark Up

UPDATE NEWS

Di Kecamatan Madidir, Ada Oknum RT Yang Diduga Tidak Tahu Membaca Dan Menulis

badge-check


					Di Kecamatan Madidir, Ada Oknum RT Yang Diduga Tidak Tahu Membaca Dan Menulis Perbesar

INAnews.co.id Bitung- Rekruitmen perangkat Kelurahan (Pala/RT) yang sempat menjadi polemik ditengah-tengah masyarakat beberapa waktu lalu, kini mulai terkuak sumber daya yang direkrut tidak mumpuni.

Pasalnya, Pala/RT yang katanya direkrut atas usulan masyarakat itu dibantah oleh masyarakat itu sendiri.

Informasi yang didapat oleh Redaksi INAnews, bahwa ada disalah satu Kelurahan yang ada di Kecamatan Madidir yaitu Kelurahan Wangurer Timur, ada salah satu oknum Pala/RT diduga tidak bisa membaca dan menulis.

Hal ini disampaikan oleh, salah satu warga yang ada di Kelurahan tersebut yang meminta namanya jangan disembunyikan, mengatakan, bahwa benar ada oknum RT yang tidak tahu membaca dan menulis.

“Benar yang kami tahu, oknum RT tersebut tidak tahu membaca dan menulis karena yang bersangkutan tidak bersekolah”, ucap Warga, Kamis 22 Juli 2021.

Lanjut Warga, apa yang disampaikan oleh Pemerintah Kota Bitung bahwa rekrutmen Pala/RT atas usulan warga, karena semua warga mengetahui kemampuan dari Pala dan RT.

“Tidaklah mungkin, jika masyarakat kemudian mengusulkan Pala atau RT yang diketahui bersama tidak mampu, seperti tidak tahu baca dan tulis,” jelas Warga

Disisi lain, ketika dikonfirmasi kepada Camat Madidir Altin Tumengkol mengatakan, bahwa pihaknya sudah mengecek langsung ke Lurah Wangurer Timur, dan menurut Lurah Wangurer Timur bahwa waktu lalu sudah pernah melakukan tes baca dan tulis, dan oknum tersebut bisa melakukannya dengan benar.

“Yang bersangkutan bisa dan menurut Lurah, RT tersebut kinerjanya bagus,” jelas Tumengkol.

Ketika ditanya siapa yang rektut RT tersebut, menurut Tumengkol adalah atas usulan masyarakat.

“Atas usulan masyarakat setempat ke lurah, dan lurah teruskan ke camat. Camat buatkan SK,” bebernya.

Diketahui Kecamatan Madidir adalah, Kecamatan percontohan untuk Program Digital, namun sangat disayangkan kalau diera digital seperti yang selalu digembar gemborkan Pemerintah, kalau masih ada oknum RT yang diduga tidak tahu menulis dan membaca, tutup Warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar

  1. Lee

    Mohon maaf sebelumnya, untuk anda yg membuat berita ini, tolong lebih teliti lagi. Masalahnya foto yg anda gunakan sebagai cover berita adalah foto ASN dan THL Kec. Madidir, sehingga terkesan dalam foto tersebut adalah oknum Pala/RT yang dimuat dalam berita anda. Penggunaan foto ini atas ijin siapa?

    Balas
    • Lee

      Terima kasih atas masukan dan kritisinya ke redaksi,semoga kami bisa berkarya lebih baik lagi dari informasi pembaca setia kami

      Balas
semua sudah ditampilkan
Baca Juga

Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu

12 Januari 2026 - 21:59 WIB

Gakeslab Indonesia Salurkan Bantuan Korban Bencana Alam Sumatera Dan Rehabilitasi RSUD Aceh Tamiang

10 Januari 2026 - 13:06 WIB

Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam

8 Januari 2026 - 22:04 WIB

Populer UPDATE NEWS