Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

EKONOMI

Pembayaran Tagihan Secara Digital Bantu 60% UMKM Dimasa Pandemik

badge-check


					Pembayaran Tagihan Secara Digital Bantu 60% UMKM Dimasa Pandemik Perbesar

INAnews.co.id , Jakarta – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di kawasan Jawa-Bali yang masih berlangsung tidak hanya mengurangi mobilitas para mitra UMKM, tetapi juga menghambat laju pencapaian kontribusi UMKM terhadap product domestic bruto (PDB) yang diharapkan mencapai 62% sepanjang tahun ini.

Akan tetapi, di balik keterbatasan mobilitas ada peluang untuk mengembangkan usaha berbasis digital serta tagihan yang harus tetap dibayar, sehingga sebagai salah satu cara agar sektor UMKM di Indonesia tetap bergerak, mitra aktif UMKM perlu mengoptimalkan platform digital tersebut.

Contohnya , Toko UD Sari yang telah melayani pelanggan sejak lebih dari 30 tahun ini, harus menghadapi tantangan tak terduga, dan harus beradaptasi demi mempertahankan Toko UD Sari untuk jangka panjang.

Dengan memanfatkan OttoPay sebagai aplikasi digital untuk pembayaran, Anom pemilik toko bisa memberikan edukasi kepada pelangganya tentang ottopay.

Sama halnya toko milik Teguh di Yogyakarta memanfatkan ottopay untuk segala kebutuhan pembayaran dan tagihan.

OttoPay, aplikasi dagang milik PT Reksa Transaksi Sukses Makmur, lebih dari sekadar platform yang memudahkan pembayaran digital, tetapi juga menambah penghasilan usaha mitra OttoPay melalui fitur transaksi tagihan PPOB.

Sampai saat ini, 60% mitra OttoPay telah mengoptimalkan fitur PPOB untuk mempertahankan usaha di masa pandemi.

Dari segi persebaran wilayah, 85% mitra aktif OttoPay yang tersebar di kota-kota besar sudah mengoptimalkan transaksi PPOB.

Melalui pendampingan ini, selama pandemi jumlah mitra aktif OttoPay mengalami peningkatan hingga rata-rata 7 – 10 % dengan persebaran 20% di Jabodetabek, 18% di Jawa Barat dan 13 provinsi lainnya di Indonesia.

Lebih jauh lagi, OttoPay juga sudah memperluas beberapa produk bisnisnya dengan layanan supply chain sehingga meningkatkan transaksi digital selama pandemi.

Lebih jauh lagi, tahun ini OttoPay menghadirkan slogan “Tambah Berkah Tambah Untung” pada setiap implementasi kegiatannya.

Program apresiasi ini dapat diikuti oleh semua mitra aktif dan loyal yang telah bergabung dengan OttoPay minimal selama enam bulan, dan setiap pemenang akan dinilai dari keaktifan dan kestabilan transaksi di setiap bulannya.

Maka sebagai bentuk perayaan, pengumuman akan ditayangkan langsung melalui Instagram live pada setiap hari Jumat pukul 14.00 WIB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kontrak Sewa Kapal PLN Energi Primer Capai Rp16 Triliun, CBA : Nilainya Triliunan Tapi Dianggap Seperti Kuitansi Kosong

7 Januari 2026 - 07:22 WIB

Target Pertumbuhan 5,4 Persen Sulit Tercapai, Konsumsi dan Kredit Melemah

5 Januari 2026 - 23:39 WIB

CBA Desak Kejagung Panggil Djony Bunarto Tjondro Terkait Dugaan Korupsi Impor BBM Pertamina

5 Januari 2026 - 06:31 WIB

Populer EKONOMI