Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

BREAKING NEWS

Polri Gelar Apel Pasukan Mantap Brata 2018

badge-check

INAnews.co.id – Operasi Kepolisian Terpusat Mantap Brata 2018 ini dilaksanakan dalam rangka pengamanan penyelenggaraan Pemilu 2019 di silang Monas dengan peserta apel dari TNI Polri, Damkar, Dishub, dan Satpol PP, Selasa (18/9/2018).

Dalam kempatan tersebut Kapolri didampingi Irwasum Polri, Komjen Pol Drs. Putut Eko Bayuseno, S.H., Pejabat Utama lainnya dan Kapolda Metro Jaya beserta jajaranya.

Operasi Mantap Brata ini dilaksanakan selama 397 hari mulai dari 20 September 2018 sampai dengan Oktober 2019. Sebanyak 300 ribu personel TNI Polri dilibatkan dan disebar di seluruh daerah.

Dalam Amanatnya Kapolri menyampaikan bahwa Pemilu 2019 membutuhkan penanganan yang lebih dibanding tahun sebelumnya karena berdasarkan analisa kerawanan akan terjadi ditingkat Nasional dan Daerah hal ini disebabkan adanya kompetisi di tingkat nasional dan dapil di daerah masing-masing.

Lanjut Kapolri, Oleh karena itu TNI Polri sebagai organisasi yang sangat ekstensif sampai ke daerah-daerah dengan jumlah personel besar, memilki alutsista, dan memiliki tugas menjaga keutuhan NKRI serta merupakan instansi yang unik karena tidak memiliki hak pilih maka TNI Polri harus menjadi motor dalam mendinginkan situasi panas selama Pemilu 2019.

Selain itu juga Kapolri menyampaikan akan mendekati para kontestan baik Pileg, Pilpres, partai pendukung, massa pendukung, agar pelaksanaan semua positif, kampanye positif, dan tidak memprovokasi pihak lain karena adanya perbedaan kepentingan, serta yang paling utama adalah TNI Polri harus Solid.

“Membuat rencana pengamanan yang detail dengan mengedepankan langkah langkah yang Proaktif dan Preventif, TNI Polri harus bersikap netral apapun resikonya pelaksanaan Pemilu tahun 2019 harus berjalan dengan aman lancar dan tidak terjadi konflik yang dapat memecah belah bangsa,” ucap Kapolri Jenderal Pol Prof. H. M. Tito Karnavian., Ph.D.

Dalam kesempatan itu juga Panglima TNI menambahkan bahwa Sinergitas TNI Polri sangat dibutuhkan dalam pengamanan Pemilu 2019, TNI akan menyiapkan pasukan sesuai permintaan Polri dan menyerahkan pengelolaan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian, seperti halnya dengan pengamanan KTT IMF 2018, Polri sepenuhnya menyerahkan pasukan dan teknis pengelolaan kepada TNI.

Turut hadir juga Ketua KPU RI, Bapak Arief Budiman
SS,  SIP, Ketua DKPP RI Bapak Dr. Harjono, SH,  Pejabat Utama Mabes TNI,  serta Pangdam Jaya Mayjen TNI Joni Suprianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

BRICS atau Trump? Bukti Indonesia Kehilangan Orientasi Politik Luar Negeri

24 Februari 2026 - 17:12 WIB

Diplomasi Tarif Prabowo-Trump Gagal Total dan Konyol

23 Februari 2026 - 18:48 WIB

Populer NASIONAL