INAnews.co.id, Rote Ndao– Kapolres Rote Ndao, AKBP I Nyoman Putra Sandita mendatangi tempat wisata “Oeseli” di bilangan Desa Oeseli, Kecamatan Rote Barat Daya.
Oeseli merupakan obyek wisata laut yang selama ini belum dikelola secara maksimal oleh pemerintah daerah setempat.
Padahal, bila lokasi tersebut dikelola dengan baik akan mendatangkan keuntungan bagi warga di lokasi obyek wisata dan juga menambah pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Rote Ndao.
Untuk itu, guna terwujudnya semua itu, perlu adanya kerjasama semua stakeholder dalam berperan aktif mempromosikan wisata.
Kapolres Rote Ndao AKBP I Nyoman Putra mengatakan, dirinya kagum dengan keindahan karang laut dan alamnya.
“Kita seakan berdiri di depan pintu untuk memasuki surga melihat dari beberapa pulau di wilayah Pulau Rote, contohnyanya di pulau Do’o. Pulau Ndao dan di pantai Oeseli,” kata I Nyoman Putra

Kapolres Rote Ndao, AKBP I Nyoman Putra Sandita mendatangi tempat wisata “Oeseli” di bilangan Desa Oeseli, Kecamatan Rote Barat Daya ( foto : istimewa)
Pihaknya pun sangat mendukung pengembangan wisata di pulau Rote dengan julukan pulau sejuta lontar, bahkan menurutnya, pulau ini jika ditata dengan baik akan menjadi Bali kedua di wilayah paling selatan NKRI.
“Kami melihat Pulau Rote wilayahnya masih alami dan elok untuk dijadikan destinasi wisata,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut I Nyoman Putra menegaskan, personel Polres Rote Ndao sampai di Polsek polsek dan Bhabinkamtibmas siap menjamin keamanan dan memberikan perlindungan bagi para pengunjung atau wisatawan yang mengunjungi setiap objek wisata di kabupaten paling selatan di Indonesia ini.
Menurutnya, 14 objek wisata yang ada di Rote Ndao, jika dikelola dengan maksimal dapat meningkatkan pendapatan daerah.
Selain itu pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Pariwisata untuk membenahi infrastruktur di lokasi tersebut.
“Kami siap mendukung pemerintah dan akan kami koordinasi dengan pihak Dinas Pariwisata untuk membenahi infrastruktur,” katanya.
Reporter: Dance Henukh






