Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

GLOBAL

Berita Sekjen PBB Ucapkan Selamat kepada Prabowo Dipastikan Hoaks

badge-check


					Berita Sekjen PBB Ucapkan Selamat kepada Prabowo Dipastikan Hoaks Perbesar

INAnews.co.id , Jakarta – Berita yang beredar pada situs www.wavienews.com, yang menuliskan tentang ucapan selamat kepada pasangan Capres Prabowo dan Sandi pada Pilpres 2019 , ternyata Hoax.

Dilansir Antara yang menyebutkan informasi tentang Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Pedro Coelho pada Minggu (21/4/2019) memberikan ucapan selamat melalui juru bicaranya dibantah oleh Direktur LKBN Antara.

“Informasi itu seakan-akan merupakan berita yang dibuat oleh Kantor Berita ANTARA yang mengutip berita dari Kantor Berita Xinhua yang memberitakan tersebut dari New York, Amerika Serikat,” ujar Direktur Utama LKBN Antara, Meidyatama Suryodiningrat.

Meidyatama menyatakan dengan tegas bahwa berita tersebut tidak benar. Sebab, LKBN Antara tidak pernah membuat ataupun memuat berita tersebut.

“Kantor Berita ANTARA tidak pernah membuat berita dengan judul ‘Sekjen PBB Ucapkan Selamat pada Prabowo Atas terpilihnya Menjadi Presiden RI’. Dari catatan berita yang ditelusuri di sistem milik ANTARA, tidak ada berita dengan isi dan judul tersebut,” ujarnya di Jakarta, Jumat (26/4/2019).

Di samping itu, Pedro Coelho sendiri bukanlah Sekretaris Jenderal PBB. Saat ini, Sekjen PBB dijabat oleh Antonio Guterres yang diangkat sejak 1 Januari 2017.

Selain itu, pemilu dan pilpres 2019 hingga saat ini juga masih dalam tahap penghitungan suara manual yang dilakukan secara berjenjang dari TPS hingga ke tingkat KPU Pusat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

FPCI Sebut Tindakan AS di Venezuela Langgar Hukum Internasional

9 Januari 2026 - 06:35 WIB

Situasi Venezuela Memanas, Kemlu Pastikan Seluruh WNI Aman dan Serukan De-eskalasi

4 Januari 2026 - 11:08 WIB

AS Serang Venezuela: Hukum Rimba Gantikan Hukum Internasional

4 Januari 2026 - 10:07 WIB

Populer GLOBAL