INAnews.co.id Bitung– Penyalagunaan BBM Jenis Solar Subsidi di Kota Bitung makin memprihatinkan, pasalnya bisnis ilegal ini terbilang berjalan dengan mulus layaknya jalan tol. Minggu 26 Mei 2024.
Dari pantauan awak media masih terjadi antrian yang panjang dibeberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Kota Bitung di Kota Bitung, dan informasi yang awak media terima, mobil atau dam truck yang mengantri di sejumlah SPBU milik dari para Mafia BBM.
Hal ini tentunya menimbulkan keresahan ditengah-tengah masyarakat, karena dengan antrian yang panjang untuk mendapatkan BBM Solar menyebabkan aktifitas masyarakat umum menjadi tergangu.
Hal ini dibenarkan oleh salah satu warga yang kesehariannya menjadi sopir truck pengangkut material, menurut sopir tersebut dirinya sering dimarahi bossnya ketika terlambat mengantarkan pesanan material kepada konsumen dikarenakan antrian yang cukup panjang saat ingin mengisi BBM jenis Solar di SPBU yang ada di Kota Bitung.
“Kami kesulitan mendapatkan BBM jenis Solar, sehingga pesanan material kami terlambat kami antarkan ke pemesan, kadangkala kami harus mengantri berjam-jam untuk mendapatkan BBM, lebih buruknya lagi saat kami sudah mengantri berjam-jam kami juga tidak mendapatkan BBM Solar”, ucap Sopir Truck yang tidak mau namanya dipublish.
Sopir ini juga mejelaskan, penyebab terjadinya antrian yang panjang sehingga mereka tidak mendapatkan BBM jenis solar tersebut adalah para mafia BBM Solar yang menggunakan mobil truck yang tangkinya sudah di modifikasi yang isinya mencapai tiga ratusan liter sekali pengisian.
“Penyebab kami tidak mendapatkan BBM Solar karena, mobil para mafia BBM memakai tangki yang sudah dimodifikasi, sekali melakukan pengisian sebanyak tiga ratus liter hal ini lah sehingga kami para sopir truck angkutan tidak mendapatkan BBM jenis solar”, jelas Sopir.
Sopir ini juga berharap ada tindakan yang serius dari pihak Kepolisian dalam hal ini Polda Sulut dan Polres Bitung, sehingga bisa memberikan efek jerah kepada para mafia BBM solar yang ada di Kota Bitung.
“Kami berharap Kota Bitung tidak menjadi Surganya para Mafia BBM, untuk itu harus ada tindakan tegas dari pihak Kepolisian baik dari Polda dan dari Polres Bitung, sehingga tidak terkesan ada pembiaran dan ada efek jerah bagi para Mafia BBM ini”, tegas Sopir.






