INAnews.co.id, Jakarta– Ada tujuh kategori penghargaan pada Anugrah Merdeka Belajar 2024.
Pertama, kategori Transformasi Pembelajaran dengan kriteria penilaian mencakup pemanfaatan sumber daya digital sekolah dalam peningkatan kualitas proses pembelajaran yang berkualitas, aktivasi Komunitas Belajar, dan peningkatan kualitas pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar di satuan pendidikan yang mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, serta pemenuhan layanan pendidikan PAUD dan SD yang berkualitas melalui implementasi 3 target perubahan pada Gerakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan melalui implementasi 3 target perubahan.
Kategori kedua adalah Transformasi Sumber Daya Manusia (SDM) Pendidikan dengan kriteria penilaian pengangkatan Guru Penggerak menjadi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah serta aktivasi Komunitas Belajar dalam dan antar sekolah.
Kategori ketiga adalah Transformasi Pengelolaan Pendidikan dengan kriteria penilaian dukungan regulasi dan pembentukan Satuan Tugas dan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), serta aksi nyata pencegahan kekerasan di satuan pendidikan. Selain itu terdapat kesiapan pemerintah daerah dalam perencanaan dan penyediaan regulasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang transparan, objektif, dan akuntabel.
Kategori keempat adalah Transformasi Anggaran Pendidikan dengan kriteria penilaian penganggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni untuk Pendidikan; dan proporsi penganggaran SPM Pendidikan dalam Anggaran.
Kategori kelima adalah Transformasi Pendidikan Vokasi dengan kriteria penilaian pengelolaan SMK sebagai BLUD dan pelaksanaan Teaching Factory.
Kategori keenam adalah Program Indonesia Pintar dengan kriteria penilaian berfokus pada pengelolaan Program Indonesia Pintar. Seluruh upaya-upaya pemerintah daerah tersebut juga disandingkan dengan dampak yang terukur melalui pertumbuhan indeks Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan yang sesuai untuk masing-masing kategori di setiap Pemda pada dua tahun terakhir.
Kategori ketujuh adalah Anugerah Utama yang merupakan penghargaan paling bergengsi. Kriteria untuk Anugerah Utama yaitu Pemda dengan capaian tertinggi dari seluruh indikator yang telah ditetapkan.
“Pada kategori Anugerah Utama, terdapat tiga provinsi yang meraih penghargaan sebagai kelompok pemda transformatif yaitu Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Bali, dan Nangroe Aceh Darussalam. Untuk kelompok pemda transformatif tingkat kabupaten/kota, Anugerah Utama diserahkan kepada Kabupaten Bantul, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dan Kabupaten Sleman,” terang Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen Iwan Syahril, dalam Anugerah Merdeka Belajar di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jumat, 5 Juli 2024.
Selain anugrah di atas, ada Anugrah Utama. Anugerah Utama diterima oleh kelompok Pemda Inspiratif di Kabupaten Daerah Tertinggal juga diberikan kepada tiga kabupaten di daerah tertinggal yang dinilai melakukan transformasi di bidang pendidikan dengan sangat baik, yaitu Kabupaten Donggala, Kabupaten Manggarai Timur, dan Kabupaten Nias Utara.
Kegiatan di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC) Senayan itu adalah tahun kedua Anugerah Merdeka Belajar digelar, setelah tahun pertama sukses diselenggarakan.
Anugerah Merdeka Belajar merupakan apresiasi yang diberikan kepada pemerintah daerah yang berkomitmen dan membuat aksi nyata dalam melakukan peningkatan kualitas pendidikan.
Dengan senyum bangga, Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim menyerahkan Anugerah Merdeka Belajar Kategori Utama kepada sembilan penerima yang telah melakukan transformasi pendidikan yang sangat signifikan di daerahnya masing-masing.






