Menu

Mode Gelap
Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu Pengamat: Wacana Pemilihan Kada oleh DPRD Hampir Dipastikan Terealisasi Umat Islam Harus Terus Bermikraj dalam Ilmu dan Kompetensi Pakar Ekonomi Syariah Ungkap Hikmah Isra Miraj Kemajuan Umat Islam Pasal Nikah dan Poligami dalam KUHP Bertentangan Konstitusi Konsumsi Rumah Tangga Naik tapi Upah Turun Sementara Akibat MBG

METRO

Penyerang Ransomware Branchiper Grup Baru

badge-check


					Foto: ilustrasi, dok. monday review Perbesar

Foto: ilustrasi, dok. monday review

INAnews.co.id, Jakarta– Founder Ethical Hacker Indonesia Teguh Aprianto menyebut bahwa “identitas” penyerang ransomware Branchiper adalah grup baru.

Selain sebagai grup baru, ternyata Branchiper dalam menyerang bukan menggunakan ransomware bikinan sendiri, melainkan bikinan pihak lain.

“Ini sourch yang udah menyebar—kayak lockbit,” ungkap Teguh, di podcast Deddy Corbuzier, Selasa, 9 Juli 2024.

Kemudian Teguh mengungkapkan, bahwa kemarin yang diserang Branchiper ada dua ransomware. Namun, yang keluar dari keterangan pemerintah hanya satu, yakni Lockbit.

“Sebenarnya PDN itu kenanya dua ransomware. Yang keluar dari rilis pemerintah, itu Lockbit. Yang setelah hacker-nya ngasih key, itu bukan lockbit. Itu ransomware jenis lain. Namanya Babuk,” ungkapnya.

“Kita praktisi pada nanya: kenapa yang dirilis keluar itu lockbit. Ini setelah key-nya diserahkan, ini bukan Lockbit. Ini Babuk. Orang-orang pada tahu setelah key-nya dirilis, ini bukan Lockbit,” imbuh Teguh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu

12 Januari 2026 - 21:59 WIB

INDEF: Tata Kelola Jadi Kunci Suksesnya MBG dan Danantara

12 Januari 2026 - 16:44 WIB

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi

12 Januari 2026 - 15:43 WIB

Populer NASIONAL