Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

POLITIK

Pembangunan Desa Harus Bertumpu pada Akar Budaya, Kata Menteri DPDTT

badge-check


					Foto: Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Menteri DPDTT), Abdul Halim Iskandar, di Lomba Desa Wisata Nusantara dan Lomba Literasi Desa di Desa Boyolali, Jumat, 12 Juli 2024, dok. istimewa
Perbesar

Foto: Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Menteri DPDTT), Abdul Halim Iskandar, di Lomba Desa Wisata Nusantara dan Lomba Literasi Desa di Desa Boyolali, Jumat, 12 Juli 2024, dok. istimewa

INAnews.co.id, Jakarta– Pembangunan desa harus bertumpu pada akar budaya. Hal itu disampaikan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Menteri DPDTT), Abdul Halim Iskandar, Jumat, 12 Juli 2024.

Menteri yang akrab disapa Gus Halim menyampaikan hal itu saat meluncurkan Lomba Desa Wisata Nusantara dan Lomba Literasi Desa di Desa Boyolali, Kecamatan Gajah Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Gus Halim mengatakan penting soal di atas, untuk selalu menggaungkan agar pembangunan di des yang didukung pemerintah lewat Dana Desa—harus bertumpu pada akar budaya.

“Jangan sampai kita membangun desa lepas dari akar budaya,” tegas Gus Halim, dalam keterangan resminya yang diterima media.

Meski demikian, belum seluruh desa menggali akar budayanya. Salah satu upaya untuk mengatasi hal itu maka dilaksanakan Lomba Literasi Budaya Desa.

“Tema kita bebaskan, tidak perlu ada dokumen, yang penting ada warga desa yang bisa menceritakan,” kata Gus Halim.

Dikatakannya, semua nama desa selalu punya makna baik. Meskipun sekilas orang kaget, tetapi setelah dijelaskan asal usul nama desa itu baru akan mengerti.

Gus Halim memberi dukungan penuh kepada Ditjen Pembangunan Desa dan Pedesaan untuk melaksanakan Lomba Literasi Desa.

Gus Halim juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung keberlangsungan pembangunan desa, termasuk kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melahirkan program Dana Desa.

Adanya Dana Desa, kata Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini, setiap desa bisa melakukan improvisasi yang secara bertahap didampingi Kemendes PDTT agar proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembangunan di desa dilakukan dengan semakin baik.

Profesor Kehormatan UNESA ini bersyukur karena peluncuran Lomba Desa Wisata Nusantara dan Literasi Desa ini dilakukan di Demak.

“Oleh karena itu kehormatan bagi saya bisa silaturahmi dengan warga Demak,” kata Gus Halim.

Gus Halim mengatakan, untuk pertama kalinya digelar Lomba Literasi Budaya Desa karena itu butuh dukungan dari Perpustakaan Nasional.

Dalam kesempatan ini, Gus Halim menyerahkan bantuan untuk BUMDes Berkah Mulya Desa Boyolali yang mengelola waterpark tempat pelaksanaan kegiatan.

Selanjutnya, Gus Halim mengunjungi Perpustakaan Desa Boyolali didampingi Penasehat DWP Kemendes Lilil Umi Nashriyah, Dirjen PDP Sugito, Bupati Demak Esti’anah dan Perwakilan Perpustakaan Nasional.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpustakaan Nasional Adin Bondar dan Pejabat di lingkungan Kemendes PDTT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi

9 Januari 2026 - 22:52 WIB

Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango

9 Januari 2026 - 18:59 WIB

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Populer GERAI HUKUM