Menu

Mode Gelap
Danantara Proyeksi Dongkrak PDB 3 Persen di Awal Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

POLITIK

Akan Terjadi Kemacetan Di Kota Bitung, HH RM Himbau Ke Pendukung Agar Jangan Ugal-Ugalan

badge-check


					Akan Terjadi Kemacetan Di Kota Bitung, HH RM Himbau Ke Pendukung Agar Jangan Ugal-Ugalan Perbesar

 

INAnews.co.id Bitung– Pasangan Calon Wali kota dan Wakil Wali kota Bitung, Hengky Honandar dan Randito Maringka, memohon maaf kepada warga Kota Bitung, terutama para pengguna jalan raya, atas kemacetan yang akan terjadi saat keduanya bersama para pendukung akan menuju ke KPU untuk mendaftar sebagai Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bitung.

Hal ini diungkapkan Honandar, dalam persiapan menuju ke KPU, Rabu (28/8/2024) dikediamannya, komplex Sari Cakalang, Madidor Ure, Kecamatan Madidir.

“Mohon maaf kepada seluruh warga Kota Bitung, karena akan ada kemacetan lalu lintas nanti saat rombongan kami berdua mendaftar di KPU Bitung,” ungkap Honandar.

Senada dengan Honandar, Randito Maringka menambahkan, pihaknya telah memberitahukan kepada seluruh pedukung agar tidak ugal-ugalan di jalan.

“Seluruh pendukung yang akan mengatarkan kami di KPU telah kami beritahukan, agar mematuhi rambu-rambu lalulintas dan mendengarkan arahan dari pihak kepolisian yang akan menuntun kami ke KPU hingga kembali,” ungkap Randito.

Perlu diketahui, rombongan pasangan Hengky-Randito, akan menuju KPU Kota Bitung, dengan iringan kendaraan roda dua dan roda empat, dengan pendukung 500 orang, sesuai kesepakatan bersama KPU Bitung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG

12 Januari 2026 - 13:38 WIB

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme

9 Januari 2026 - 10:11 WIB

Populer POLITIK