INAnews.co.id, Jakarta – Eugene Kangawa, seniman kontemporer yang semakin mendapatkan perhatian di dunia seni internasional berkat pendekatan minimalisnya yang khas.
Eugene berencana membuka museum permanen di Pulau Dewata Bali pada tahun 2026.
Eugene Kangawa adalah seniman kontemporer Jepang. Dia lahir di Amerika Serikat pada tahun 1998.
Karya Kangawa dikenal melalui eksplorasi bentuk, ruang, dan tekstur yang sangat mendalam.
Salah satu karya paling terkenal Kangawa adalah Seri Lukisan Putih, yang diluncurkan pada tahun 2017.
Seri ini mengusung konsep yang menarik, di mana kanvas diberi judul sesuai dengan nama-nama individu yang pernah menciumnya.
Dengan lebih dari 600 peserta dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Meksiko, Italia, dan Tiongkok.
Kangawa telah berhasil menciptakan karya yang tidak hanya indah secara visual tetapi juga sarat makna.
“Ini adalah lukisan gaya lama. Sekarang lukisan ini jangan disentuh dan jangan dipeluk. Itu adalah tahun-tahun lama dalam sejarah. Jadi mereka bisa mencium dan menyentuh lukisan sepanjang waktu.Jadi ini adalah gaya yang sangat sangat lama,” ujar Eugene Kangawa.
Setiap kanvas dalam seri ini berfungsi sebagai medium interaktif, di mana pengunjung diminta untuk mencium kanvas, menjadikan ciuman mereka sebagai bagian dari karya seni tersebut.
Setiap jejak ciuman dan cerita yang dibagikan oleh peserta menjadi elemen integral dari narasi yang dibangun dalam seni ini.
Pada tahun ini, Eugene Kangawa menghadirkan Seri Lukisan Putih di Art Jakarta 2024, yang menjadi debut seri ini di Asia Tenggara.
Karya yang dipamerkan di Jakarta bukan hanya melanjutkan tradisi interaktivitas, tetapi juga mengedepankan keintiman dan koneksi antara seniman dan audiens.
Dengan partisipasinya di Art Jakarta, Eugene Kangawa tidak hanya memamerkan seni tetapi juga mengajak masyarakat untuk merenungkan makna di balik setiap ciuman dan kisah yang diungkapkan melalui Lukisan Putih.
Karya-karyanya mengingatkan kita bahwa seni tidak hanya dapat dinikmati, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk berbagi pengalaman dan membangun koneksi antar manusia.
Pameran ini menjadi momen penting bagi Kangawa, menandai langkahnya dalam memperluas jangkauan seni dan membawa suara dan cerita individu ke ruang publik yang lebih luas.
Reporter : Dony , Kevin






