INAnews.co.id, Jakarta– Aktivis 98, Budiman Sudjatmiko yang dipanggil presiden terpilih Prabowo Subianto di Kertanegara bicara pemberantasan kemiskinan.
“Intinya bagaimana kemiskinan harus diberantas. Kita harus segera karena akan menjadi kutukan bagi bangsa kita ketika bicara kemajuan tetapi masih banyak orang miskin,” ungkap Budiman.
“Konsen kami dan rasa benci kami pada kemiskinan,” imbuhnya.
Prabowo kata dia membicarakan tentang problem kemiskinan yang merata baik di desa dan di kota yang menyebabkan kurang gizi. Menyebabkan terjadinya stunting. Menyebabkan ketertinggalan kita di aspek kehidupan.
“Jadi Prabowo mengatakan agar saya menemaninya secara regular di kompleks istana untuk mengoordinasikan bagaimana memberantas kemiskinan,” kata dia.
“Jadi isu-isu kemiskinan, berkaitan dengan akses kita terhadap gizi, makanan, sumber daya, pendidikan, ketidakadilan dalam pengupahan. Bukan Mendes,” ia melanjutkan.
Prabowo meminta bantuan kepadanya untuk memberantas kemiskinan. “Bantu saya memberantas kemiskinan karena itu alasan kita berpolitik. Karena itu memalukan. Sebab bangsa kita masuk ke G20 tetapi masih banyak yang tertinggal,” pengakuannya.
Kendati begitu, ketika disinggung di lembaga/institusi apa terkait itu, Budimana menyerahkannya kepada Prabowo. “Enggak tahu nama badannya. Pak Prabowo yang tahu. Tapi saya curiga baru,” jawabnya.
“Mungkin hybrid. Ada beberapa fungsi. Persisnya saya enggak tahu. Tunggu tanggal 20 atau 21,” tukasnya.






