Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

EKONOMI

Catatkan Laba Rp 7,47 Miliar di Triwulan III, Bank Banten Siap Penuhi Amanah OJK

badge-check


					Dewan Komisaris & Direksi Bank Banten (foto : dok Bank Banten)
Perbesar

Dewan Komisaris & Direksi Bank Banten (foto : dok Bank Banten)

INAnews.co.id, Banten –  PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk (Bank Banten) terus menunjuka tren positif.

Kondisi keuangan Perseroan pada September 2024 (Triwulan III) kembali mencatatkan angka positif atau keuntungan sebesar Rp7,47 miliar. Raihan laba ini melanjutkan tren laba yang berhasil dibukukan pada Tahun 2023.

Sebagaimana diketahui, untuk pertama kalinya sejak didirikan tahun 2016, Bank Banten meraih laba bersih mencapai Rp26,59 miliar pada akhir Desember 2023.

Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi Bank Banten, yang menunjukkan peningkatan signifikan berkat transformasi kinerja yang didukung penuh oleh kolaborasi berbagai pihak dan upaya intensif dalam perbaikan internal serta inovasi layanan.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh seluruh pihak yang percaya dan bekerja sama dengan Bank Banten. Kami terus berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Banten dan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada bank daerah ini,” ujar Muhammad Busthami, Direktur Utama Bank Banten dalam rilisnya,  Kamis 7 November 2024.

“Kami menyadari perjalanan ini masih panjang, dan kami optimis dengan sinergi bersama, Bank Banten akan terus tumbuh kuat dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat Banten.” ucapnya

Pada tahun 2023, Bank Banten mengalami perubahan signifikan dengan menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setelah disahkannya Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2023.

Status baru ini membuat Bank Banten kini setara dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) lainnya di Indonesia yang dimiliki langsung oleh pemerintah daerah.

Bank Banten terus membenahi manajemen dan meningkatkan layanan demi membangun kepercayaan masyarakat Banten.

Penuhi Amanah OJK

Dalam memenuhi ketentuan modal inti minimum Rp 3 triliun sesuai POJK No. 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum, Bank Banten membentuk Kelompok Usaha Bank (KUB) dengan Bank Jatim.

Dengan kerjasama ini, Bank Jatim akan menjadi bank induk yang menjamin permodalan dan likuiditas Bank Banten serta tentunya pertumbuhan bisnis dan peningkatan pendapatan Bank Banten.

Langkah ini didukung penuh oleh Pj. Gubernur Jawa Timur dan Pj. Gubernur Banten, serta OJK sebagai regulator pengawas perbankan di Indonesia.

Sinergi ini diharapkan efektif sebelum akhir tahun 2024 untuk memperkuat posisi Bank Banten sebagai perbankan yang andal di Banten.

Dalam langkah strategisnya, Bank Banten juga memperluas cakupan pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dengan menambah Kabupaten Lebak dan Kota Serang pada Agustus – Oktober 2024.

Sebelumnya, Bank Banten hanya mengelola RKUD Provinsi Banten saja.

Proses Pengelolaan RKUD ini berjalan berjalan lancar, dengan layanan payroll ASN, PPPK, dan pembayaran TUKIN serta turunannya secara on track.

Bank Banten berkomitmen untuk terus memperbaiki kinerja keuangan dengan mengedepankan prinsip “growth and profit” di seluruh jajaran.

Selama 2024, Bank Banten terus membukukan pertumbuhan yang positif.

Bank Banten optimistis dalam waktu yang tidak terlampau lama dapat mencapai target menjadi salah satu dari “Top 5 BPD” di Indonesia.

Bank Banten tidak bangkrut bahkan menjadi semakin besar dan semakin kuat.

Bank Banten juga tidak kesulitan memenuhi ketentuan modal inti minimum Rp3 triliun.

“Kami terus memantapkan langkah untuk tumbuh lebih sehat dan kuat. Dengan dukungan masyarakat dan sinergi strategis yang kami jalankan, kami yakin Bank Banten akan memberikan manfaat maksimal bagi pembangunan ekonomi di Banten. Mari kita bersama-sama menjaga Bank Banten sebagai mitra terpercaya demi kesejahteraan masyarakat Banten.” tambah Busthami.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kontrak Sewa Kapal PLN Energi Primer Capai Rp16 Triliun, CBA : Nilainya Triliunan Tapi Dianggap Seperti Kuitansi Kosong

7 Januari 2026 - 07:22 WIB

Target Pertumbuhan 5,4 Persen Sulit Tercapai, Konsumsi dan Kredit Melemah

5 Januari 2026 - 23:39 WIB

CBA Desak Kejagung Panggil Djony Bunarto Tjondro Terkait Dugaan Korupsi Impor BBM Pertamina

5 Januari 2026 - 06:31 WIB

Populer EKONOMI