Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

KEUANGAN

Penyelenggaraan Lomba Kesehatan bagi Perusahaan Anggota Kadin Diusulkan Menkes

badge-check


					Foto: dok. Kemenkes Perbesar

Foto: dok. Kemenkes

INAnews.co.id, Jakarta– Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, mengusulkan penyelenggaraan lomba kesehatan bagi perusahaan anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Inisiatif ini bertujuan untuk memantau dan meningkatkan kesehatan tenaga kerja di Indonesia.

Menkes Budi menjelaskan bahwa lomba kesehatan ini akan dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan bagi seluruh karyawan perusahaan yang tergabung dalam Kadin. Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi indikator sejauh mana perusahaan mampu menjaga kesehatan para karyawannya.

“Saya titip ke pak Ani, saya mau kalau bisa boleh setiap anggota Kadin diberikan lomba, nanti kalau boleh kita kerja sama dengan Kadin, sama karyawan-karyawati perusahaan di bawah Kadin, kita skrining kesehatan kemudian kita lombakan apakah semua karyawannya sehat,” ujar Menkes Budi, Sabtu.

Tujuan utama dari lomba ini adalah untuk mengidentifikasi perusahaan dengan tingkat kesehatan karyawan terbaik. Salah satu indikator yang akan diukur adalah seberapa jarang karyawan memerlukan perawatan di rumah sakit.

Selain itu, diharapkan tidak ada anggota keluarga karyawan yang meninggal sebelum mencapai usia pensiun, sebagai cerminan dari kualitas hidup yang lebih baik.

Usulan lomba kesehatan ini selaras dengan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dalam mencegah penyakit. Menkes Budi menekankan bahwa deteksi dini terhadap suatu penyakit dapat meningkatkan peluang kesembuhan secara signifikan.

Semakin awal suatu penyakit terdeteksi, semakin besar kemungkinan seseorang dapat menjalani hidup sehat hingga usia lanjut.

Saat ini, masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. Menkes Budi menyoroti bahwa banyak orang lebih fokus pada pengobatan setelah sakit, daripada melakukan langkah-langkah pencegahan sejak dini.

Padahal, pencegahan tidak hanya lebih efektif tetapi juga lebih ekonomis dibandingkan dengan pengobatan penyakit yang sudah parah.

Perubahan paradigma ini sangat penting untuk mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan mereka sendiri. Oleh karena itu, Menkes Budi mengusulkan agar perusahaan memberikan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis bagi karyawannya.

Langkah ini diharapkan dapat membudayakan pola hidup sehat yang berorientasi pada pencegahan, sehingga menciptakan generasi yang lebih sehat di masa depan.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi

9 Januari 2026 - 22:52 WIB

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

9 Januari 2026 - 08:39 WIB

Populer NASIONAL