Menu

Mode Gelap
Prabowo Janji Buka Kampus Kedokteran Gratis untuk Anak Pemulung “Jangan Malu Orang Tuamu Pemulung”, Motivasi Prabowo untuk Siswa Sekolah Rakyat Program MBG Capai 58 Juta Penerima Indonesia Raih Swasembada Beras dengan Produksi Tertinggi Sepanjang Sejarah Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu Pengamat: Wacana Pemilihan Kada oleh DPRD Hampir Dipastikan Terealisasi

NASIONAL

KSBSI Apresiasi Komitmen Pemerintah untuk Buruh, Prabowo Hadiri May Day 2025

badge-check


					Foto: dok. Antara Perbesar

Foto: dok. Antara

INAnews.co.id, Jakarta– Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) menyambut positif kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025 di Jakarta hari ini. Kehadiran ini dinilai sebagai sinyal kuat komitmen pemerintah untuk mendengar aspirasi pekerja.

Dalam pernyataan resminya, KSBSI mengingatkan bahwa May Day berawal dari tragedi 1886 di Chicago, AS, ketika buruh menuntut hak dasar. “Ironisnya, 139 tahun kemudian, masalah serupa masih kita hadapi: kerja rentan, upah rendah, dan minim perlindungan,” tulis KSBSI.

6 Tuntutan KSBSI kepada Pemerintah

  1. Revisi UU Ketenagakerjaan dengan melibatkan serikat buruh, mengakomodasi tren future work tanpa mengorbankan hak pekerja.
  2. Perluas cakupan BPJS Ketenagakerjaan ke pekerja informal (ojol, PRT, migran) untuk jaminan sosial universal.
  3. Reformasi pelatihan kerja dengan indikator jelas untuk hindari miss-match keterampilan dan lapangan kerja.
  4. Optimalisasi Satgas PHK sebagai pelindung buruh di tengah ketidakpastian ekonomi global.
  5. Investigasikan kondisi kerja di sektor mineral kritis (nikel) dan ratifikasi Konvensi ILO 188 tentang pekerja perikanan.
  6. Kolaborasi serikat buruh-pemerintah untuk pertumbuhan ekonomi berkeadilan.

KSBSI menekankan dua isu kritis:

  • Platform digital yang melemahkan perlindungan 6 juta pekerja ojol.
  • Transisi energi yang mengancam nasib buruh tambang jika tidak dikelola inklusif.

“Kami apresiasi pembentukan Satgas PHK, tapi jangan sampai hak buruh dikorbankan,” tegas pernyataan KSBSI.

Presiden Prabowo dalam sambutannya berjanji menjadikan “kesejahteraan buruh sebagai prioritas”, termasuk melalui program:

  • Penyediaan pelatihan berbasis industri.
  • Penguatan inspeksi K3 di sektor strategis.
  • Percepatan ratifikasi konvensi ILO.

Fakta Krusial

  • 23 juta pekerja informal Indonesia belum terdaftar BPJS Ketenagakerjaan (data KSBSI 2024).
  • Sektor nikel dan perikanan menyumbang 42% kasus pelanggaran K3 sepanjang 2024.

“May Day bukan sekadar seremoni. Kami akan terus mengawal janji pemerintah,” demikian keterangan resmk KSBSI.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Prabowo Janji Buka Kampus Kedokteran Gratis untuk Anak Pemulung

13 Januari 2026 - 11:05 WIB

Program MBG Capai 58 Juta Penerima

13 Januari 2026 - 07:02 WIB

Indonesia Raih Swasembada Beras dengan Produksi Tertinggi Sepanjang Sejarah

13 Januari 2026 - 05:59 WIB

Populer INDAG