INAnews.co.id, Jakarta– Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Kamis pagi, 26 Juni 2025, tercatat menguat tipis. Mengutip beberapa sumber, rupiah menguat sebesar 10 poin atau 0,06 persen menjadi Rp16.290 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp16.300 per dolar AS.
Namun, menurut menurut sumber lain, rupiah sebenarnya dibuka sedikit melemah 0,03 persen di posisi Rp16.290 per dolar AS, setelah pada perdagangan sebelumnya menguat 0,37 persen di level Rp16.285 per dolar AS. Perbedaan kecil ini mencerminkan volatilitas nilai tukar yang masih relatif stabil pagi ini.
Sentimen positif terhadap rupiah datang dari meredanya konflik geopolitik di Timur Tengah serta penurunan harga minyak global, yang memberikan harapan penguatan mata uang Garuda. Di sisi lain, pelaku pasar menunggu sinyal dari data ekonomi AS dan pernyataan pejabat The Fed yang masih menunjukkan ketidakpastian terkait kebijakan suku bunga.
Sumber lain juga melaporkan rupiah sempat melemah di awal perdagangan ke Rp16.300, namun kemudian menguat tipis 0,05 persen ke Rp16.282 pada pukul 09:04 WIB, mengikuti tren penguatan mata uang Asia lainnya terhadap dolar AS.
Secara keseluruhan, nilai tukar rupiah pagi ini bergerak dalam rentang yang relatif stabil di kisaran Rp16.280 hingga Rp16.300 per dolar AS, dengan pasar masih menunggu perkembangan data ekonomi dan geopolitik global yang dapat memengaruhi arah pergerakan selanjutnya.*






