Menu

Mode Gelap
Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme

KEUANGAN

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar Hari Ini Melemah

badge-check


					Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar Hari Ini Melemah Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta– Nilai tukar Rupiah terpantau melemah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Jumat, 4 Juli 2025. Pelemahan ini sebagian besar dipicu oleh sentimen eksternal, khususnya data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan, mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga oleh bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed).

Berdasarkan data berbagai sumber, Rupiah bergerak di kisaran Rp16.200 hingga Rp16.230 per Dolar AS pada pagi hari ini.

Penyebab utama pelemahan Rupiah ini adalah rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) AS yang lebih kuat dari perkiraan. Angka ketenagakerjaan yang solid ini mengurangi kemungkinan The Fed untuk segera memangkas suku bunga, sehingga membuat Dolar AS kembali perkasa di mata uang global. Selain itu, lolosnya Rancangan Undang-Undang (RUU) “megabill” di kongres AS yang mencakup pemotongan pajak dan pengurangan belanja juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan pasar.

Meskipun sentimen global cenderung menekan Rupiah, pasar masih menantikan rilis data cadangan devisa Indonesia untuk bulan Juni. Jika data tersebut menunjukkan peningkatan, hal ini berpotensi memberikan sedikit dukungan bagi Rupiah. Bank Indonesia sendiri memproyeksikan Rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.100-Rp16.500 per Dolar AS sepanjang tahun 2025.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

9 Januari 2026 - 08:39 WIB

KUHAP Baru soal Restorative Justice secara Konsep Kacau, Kata Pakar

8 Januari 2026 - 12:28 WIB

Populer HUKUM