Menu

Mode Gelap
Bank Banten Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Tren Kinerja Semakin Melesat Respons Pengamat soal Yusril Usul Parliamentary Threshold Ikuti Jumlah Komisi DPR Mobil Listrik di Perlintasan Kereta: Pakar Kebijakan Publik Soroti Kegagalan Sistemik Transportasi Nasional 10 Luka dan Satu Jemaah Masih Dirawat Akibat Tabrakan Bus di Madinah Data Tunggal Sosial Ekonomi Rampung 3 Bulan Cak Imin: PKB Siap Dukung Prabowo di Pilpres 2029

KEUANGAN

Rupiah Melemah Tipis Hari Ini Faktor Utamanya Ini

badge-check


					Ilustrasi tukar uang di salah satu Bank Perbesar

Ilustrasi tukar uang di salah satu Bank

INAnews.co.id, Jakarta– Nilai tukar Rupiah terpantau melemah tipis terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Selasa (8/7/2025), meskipun pergerakannya masih dalam rentang yang relatif terbatas. Sentimen pasar yang bervariasi menjadi faktor utama di balik fluktuasi ini.

Berdasarkan data dari berbagai sumber terpercaya, Rupiah pagi ini menunjukkan sedikit pelemahan setelah penutupan yang cenderung stabil kemarin.

Nilai tukar pasar tengah pada pukul 10.25 WIB, misalnya, berada di sekitar Rp16.240 per Dolar AS. Namun, beberapa platform lain menunjukkan sedikit pelemahan.

Info lain melaporkan bahwa Rupiah pada Selasa pagi melemah menjadi Rp16.273 per Dolar AS.

Pelemahan tipis Rupiah hari ini disinyalir salah satunya dipicu oleh kekhawatiran mengenai potensi kebijakan tarif yang diberlakukan oleh mantan Presiden AS Donald Trump. Seperti yang dilaporkan oleh Infobanknews.com, Rupiah sempat melemah hingga Rp16.272 per Dolar AS menjelang tenggat negosiasi tarif yang berkaitan dengan kemungkinan kembalinya Trump.

Di sisi lain, pergerakan Rupiah juga tetap dipengaruhi oleh dinamika ekonomi global dan domestik. Kebijakan suku bunga bank sentral global, harga komoditas, dan data inflasi menjadi perhatian utama investor.

Beberapa bank besar juga merilis kurs jual dan beli Dolar AS pada pagi hari ini. Sebagai contoh, BCA (Bank Central Asia) melalui e-Rate per pukul 09.36 WIB menunjukkan kurs beli Rp16.230,00 dan kurs jual Rp16.250,00 per Dolar AS. Sementara itu, BNI (Bank Negara Indonesia) melalui Bank Notes (terakhir diperbarui 09:35 WIB) menetapkan kurs beli Rp16.150,00 dan kurs jual Rp16.400,00. BRI (Bank Rakyat Indonesia) dengan Kurs Transaksi (terakhir diperbarui 07/Jul/2025 09:14) menunjukkan kurs beli Rp16.035,00 dan kurs jual Rp16.335,00.

Kementerian Keuangan Republik Indonesia (melalui Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal) juga telah menetapkan Kurs Pajak Dolar Amerika Serikat (USD) pada Rp16.345,00.

Bank Indonesia sendiri sebelumnya telah memproyeksikan Rupiah akan berada di kisaran Rp16.000-Rp16.500 per Dolar AS pada tahun 2025. Proyeksi ini didukung oleh komitmen BI dalam menjaga stabilitas, imbal hasil aset yang menarik, tingkat inflasi yang rendah, serta prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang positif.

Para pelaku pasar diharapkan terus memantau perkembangan ekonomi global dan domestik secara cermat mengingat dinamika pasar yang cepat berubah.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Bank Banten Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Tren Kinerja Semakin Melesat

30 April 2026 - 19:02 WIB

Mobil Listrik di Perlintasan Kereta: Pakar Kebijakan Publik Soroti Kegagalan Sistemik Transportasi Nasional

30 April 2026 - 17:19 WIB

Bimo Andono Pakar Kebijakan Publik Departemen Kajian Transportasi dan Konektivitas Wilayah Himpunan Alumni IPB

10 Luka dan Satu Jemaah Masih Dirawat Akibat Tabrakan Bus di Madinah

30 April 2026 - 14:57 WIB

Populer NASIONAL