INAnews.co.id, Jakarta– Nilai tukar Rupiah terpantau sedikit menguat terhadap Dolar Amerika Serikat pada perdagangan pagi ini, Rabu (23/7/2025). Berdasarkan data dari Bloomberg, Rupiah dibuka di level Rp16.325 per Dolar AS, menguat tipis dibandingkan penutupan kemarin di level Rp16.340.
Hingga pukul 09.30 WIB, Rupiah bergerak di kisaran Rp16.315 – Rp16.330 per Dolar AS. Pergerakan ini menunjukkan stabilitas relatif di tengah sentimen pasar yang masih mencermati perkembangan ekonomi global dan domestik.
Menurut ekonom dari Bank Mandiri, Bapak Dwi Ariyanto, penguatan tipis Rupiah pagi ini didukung oleh beberapa faktor. “Salah satunya adalah optimisme pasar terhadap data inflasi Indonesia yang akan dirilis akhir bulan ini, di mana diperkirakan tetap terjaga,” ujar Dwi dikutip. Ia juga menambahkan bahwa aliran masuk modal asing yang mulai terlihat di pasar obligasi turut memberikan dorongan positif bagi Rupiah.
Meskipun demikian, Dolar AS masih menunjukkan ketahanan di level Rp16.300-an. Hal ini disebabkan oleh proyeksi pasar terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga acuan oleh Federal Reserve AS yang masih terbuka di paruh kedua tahun ini, meskipun dengan kecepatan yang lebih moderat.
Analis pasar dari Trimegah Sekuritas, Lestari Dewi, memprediksi bahwa Rupiah akan cenderung bergerak sideways dalam jangka pendek. “Rupiah mungkin akan bergerak di rentang Rp16.300 – Rp16.380 per Dolar AS hingga akhir pekan ini, menunggu data ekonomi penting dari AS dan rilis neraca perdagangan Indonesia,” jelas Lestari.
Investor dan pelaku pasar dihimbau untuk terus mencermati perkembangan data ekonomi makro, baik dari dalam maupun luar negeri, serta kebijakan bank sentral untuk memprediksi arah pergerakan Rupiah selanjutnya.*






