INAnews.co.id, Jakarta– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada Selasa (26/8/2025) dibuka dan bergerak menguat di zona positif dengan posisi sekitar 7.937,92, naik sekitar 11 poin atau 0,15 persen dibanding penutupan sebelumnya pada level 7.926,90.
IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan akan bergerak sideways atau mendatar di kisaran 7.900-8.000 dengan level support di sekitar 7.850-7.900 dan resistance di kisaran 7.950-8.000.
Posisi ini mencerminkan fase konsolidasi dengan peluang rebound terbuka selama harga bertahan di atas support, sementara konfirmasi tren bullish akan terlihat jika berhasil menembus resistance tersebut.
Sentimen positif datang dari beberapa sektor utama yang menopang penguatan IHSG, yaitu saham properti, infrastruktur, dan keuangan yang masing-masing menguat signifikan pada perdagangan Senin sebelumnya. Volume perdagangan saham masih cukup tinggi dengan nilai transaksi mencapai hampir Rp19,46 triliun, menunjukkan minat beli yang kuat dari investor, khususnya investor asing yang melakukan net buy sebesar Rp727 miliar pada hari Senin.
Selain itu, pasar saham Indonesia tengah bersiap menghadapi momen penting, yaitu cut-off date rebalancing MSCI yang berlaku mulai Rabu (27/8/2025), yang sering berdampak pada pergerakan dan likuiditas pasar saham domestik. Secara global, pasar saham regional Asia mencatat pelemahan pada pagi hari ini, namun IHSG tetap menunjukkan potensi bergerak dengan tren yang stabil.
Para analis memandang IHSG masih dalam kondisi bullish secara teknikal, dan berpeluang menguji level resistance di area 8.000, meskipun tetap perlu memantau sentimen global dan hasil rebalancing MSCI yang akan segera berlangsung.
Saham-saham pilihan yang menjadi perhatian investor hari ini di antaranya PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), PT Multipolar Tbk (MLPL), dan PT Panin Financial (PNLF). Demikian dikutip berbagai sumber.*






