INAnews.co.id, Yogyakarta– Dalam sesi yang interaktif, Anies Rasyid Baswedan mengajarkan mahasiswa UII cara menghadapi dilema etika dalam kepemimpinan melalui “diagram dilema etika” yang dibuat secara langsung.
Menanggapi pertanyaan mahasiswi bernama Kila tentang bagaimana pemimpin menyeimbangkan keberanian moral dan etika, Anies meminta seluruh mahasiswa membuat diagram dengan sumbu X dan Y.
“Buat sumbu X dan sumbu Y. Yang X bagian atas tulis ‘benar’, yang bawah tulis ‘salah’. Yang Y, sisi kanan tulis ‘baik’, sisi kiri tulis ‘buruk’,” instruksi Anies kepada ribuan mahasiswa yang diunggah kanal YouTube-nya Rabu (17/9/2025).
Dari diagram tersebut, Anies menjelaskan empat kuadran: benar dan baik (ideal), salah dan buruk (harus dihindari), benar tapi buruk konsekuensinya, dan baik tapi melanggar nilai. Dua kuadran terakhir inilah yang menjadi dilema.
“Benar-salah itu soal nilai dan etika. Baik-buruk itu konsekuensi. Kita inginnya keputusan yang baik dan benar,” jelasnya.
Anies memberikan contoh konkret: menemukan kecelakaan di jalan satu arah, untuk ke rumah sakit cepat harus melawan arus (melanggar tapi baik konsekuensinya) atau ikut aturan muter jauh (benar tapi konsekuensinya buruk).
“Di sinilah yang disebut sebagai kebijaksanaan. Di dalam hidup Anda akan selalu ketemu dilema ini,” kata Anies, seraya meminta mahasiswa menyimpan diagram tersebut sebagai pegangan.






