Menu

Mode Gelap
INDEF: Tata Kelola Jadi Kunci Suksesnya MBG dan Danantara Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi Bappenas: Danantara dan MBG Kunci Lepas dari Middle Income Trap Danantara Proyeksi Dongkrak PDB 3 Persen di Awal Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi

GLOBAL

Anwar Ancam Israel usai Flotilla Kemanusiaan Global Sumud Dicegat

badge-check


					Foto: dok. Reuters Perbesar

Foto: dok. Reuters

INAnews.co.id, Jakarta– Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengeluarkan kecaman keras terhadap Israel menyusul pencegatan Flotilla Global Sumud yang membawa pasokan kemanusiaan untuk Gaza, Kamis (2/10/2025). Dalam pernyataan di akun media sosial X miliknya, Anwar menegaskan Malaysia akan menggunakan “semua cara yang sah dan legal” untuk memastikan Israel dimintai pertanggungjawaban.

“Saya mengutuk dengan sekeras-kerasnya tindakan Israel yang mencegat Global Sumud Flotilla. Kapal-kapal ini membawa warga sipil tak bersenjata dan pasokan kemanusiaan penyelamat nyawa untuk Gaza, namun mereka disambut dengan intimidasi dan paksaan,” tulis Anwar dalam bahasa Inggris yang diterjemahkan.

PM Malaysia itu menyebut tindakan Israel memblokir misi kemanusiaan menunjukkan “penghinaan total” tidak hanya terhadap hak-hak rakyat Palestina, tetapi juga terhadap hati nurani dunia. Ia menekankan flotilla tersebut mewujudkan solidaritas, kasih sayang, dan harapan bantuan bagi mereka yang berada di bawah blokade.

Yang paling mengkhawatirkan, Anwar menyinggung keberadaan warga negara Malaysia dalam misi kemanusiaan tersebut. “Malaysia akan menggunakan semua cara sah dan legal yang kami miliki untuk memastikan Israel dimintai pertanggungjawaban, terutama dalam hal-hal yang menyangkut warga negara Malaysia,” tegasnya.

“Keselamatan dan martabat rakyat kami adalah yang terpenting, dan kami tidak akan membiarkan mereka dikompromikan tanpa konsekuensi,” lanjut Anwar dengan nada tegas.

Pernyataan PM Malaysia ini semakin memperkuat posisi Kuala Lumpur sebagai salah satu kritikus paling vokal terhadap Israel di kawasan Asia Tenggara. Anwar menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen Malaysia yang tak tergoyahkan terhadap Palestina.

“Selama rakyat Palestina terus diingkari hak-hak fundamental dan aspirasi mereka, Malaysia akan terus berdiri teguh bersama mereka. Kami tidak akan berhenti menuntut diakhirinya ketidakadilan dan perampasan yang telah menimpa Palestina selama beberapa generasi,” pungkas Anwar Ibrahim.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Israel maupun konfirmasi kondisi terkini warga Malaysia yang diduga berada dalam flotilla kemanusiaan tersebut.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

FPCI Sebut Tindakan AS di Venezuela Langgar Hukum Internasional

9 Januari 2026 - 06:35 WIB

Keterlibatan Pemerintah dalam Teror YouTuber Diragukan

7 Januari 2026 - 16:44 WIB

Situasi Venezuela Memanas, Kemlu Pastikan Seluruh WNI Aman dan Serukan De-eskalasi

4 Januari 2026 - 11:08 WIB

Populer GLOBAL