Menu

Mode Gelap
Age Matters: Kenapa Kambing Harus “Poel”? Bedah Tuntas Syarat Minimal Usia Benchmark Internasional: Australia, India, Afrika Selatan Sudah Buktikan REZ Berhasil PLN: Mismatch Lokasi EBT dan Industri Masih Jadi Tantangan Besar Konsep REZ Bukan Kebijakan Baru, tapi Integrasi Sudah Lama Absen Tiga Misalignment Hambat Transisi Energi-Industri Indonesia REZ Jadi Kunci Kebutuhan Mesin Pertumbuhan Baru Indonesia

GLOBAL

Anwar Ancam Israel usai Flotilla Kemanusiaan Global Sumud Dicegat

badge-check


					Foto: dok. Reuters Perbesar

Foto: dok. Reuters

INAnews.co.id, Jakarta– Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengeluarkan kecaman keras terhadap Israel menyusul pencegatan Flotilla Global Sumud yang membawa pasokan kemanusiaan untuk Gaza, Kamis (2/10/2025). Dalam pernyataan di akun media sosial X miliknya, Anwar menegaskan Malaysia akan menggunakan “semua cara yang sah dan legal” untuk memastikan Israel dimintai pertanggungjawaban.

“Saya mengutuk dengan sekeras-kerasnya tindakan Israel yang mencegat Global Sumud Flotilla. Kapal-kapal ini membawa warga sipil tak bersenjata dan pasokan kemanusiaan penyelamat nyawa untuk Gaza, namun mereka disambut dengan intimidasi dan paksaan,” tulis Anwar dalam bahasa Inggris yang diterjemahkan.

PM Malaysia itu menyebut tindakan Israel memblokir misi kemanusiaan menunjukkan “penghinaan total” tidak hanya terhadap hak-hak rakyat Palestina, tetapi juga terhadap hati nurani dunia. Ia menekankan flotilla tersebut mewujudkan solidaritas, kasih sayang, dan harapan bantuan bagi mereka yang berada di bawah blokade.

Yang paling mengkhawatirkan, Anwar menyinggung keberadaan warga negara Malaysia dalam misi kemanusiaan tersebut. “Malaysia akan menggunakan semua cara sah dan legal yang kami miliki untuk memastikan Israel dimintai pertanggungjawaban, terutama dalam hal-hal yang menyangkut warga negara Malaysia,” tegasnya.

“Keselamatan dan martabat rakyat kami adalah yang terpenting, dan kami tidak akan membiarkan mereka dikompromikan tanpa konsekuensi,” lanjut Anwar dengan nada tegas.

Pernyataan PM Malaysia ini semakin memperkuat posisi Kuala Lumpur sebagai salah satu kritikus paling vokal terhadap Israel di kawasan Asia Tenggara. Anwar menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen Malaysia yang tak tergoyahkan terhadap Palestina.

“Selama rakyat Palestina terus diingkari hak-hak fundamental dan aspirasi mereka, Malaysia akan terus berdiri teguh bersama mereka. Kami tidak akan berhenti menuntut diakhirinya ketidakadilan dan perampasan yang telah menimpa Palestina selama beberapa generasi,” pungkas Anwar Ibrahim.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Israel maupun konfirmasi kondisi terkini warga Malaysia yang diduga berada dalam flotilla kemanusiaan tersebut.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Tragedi Kereta Bekasi Timur KA Argo Bromo Anggrek-KRL: Kronologi hingga Berita Terbaru

28 April 2026 - 17:34 WIB

15 Tuntutan AS versus 10 Tuntutan Iran: Jalan Buntu

26 April 2026 - 19:47 WIB

Potensi Asian Tenggara Jadi Kekuatan Penanganan Perubahan Iklim Global

16 April 2026 - 21:43 WIB

Populer GLOBAL