Menu

Mode Gelap
Kemenkop: 120 Pilot Project Koperasi Desa Sudah Berjalan Baik The 10 Days Challenge: Pantangan Potong Kuku dan Rambut, Apa Faedahnya? CBA : KPK Berani Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Presiden: Aparat Dilarang Backing Penyelewengan Dahlan Iskan: Koperasi Merah Putih Bukan Koperasi Sejati Prabowo Resmikan Museum Buruh Pertama di Dunia: Marsinah

GLOBAL

Anwar Ancam Israel usai Flotilla Kemanusiaan Global Sumud Dicegat

badge-check


					Foto: dok. Reuters Perbesar

Foto: dok. Reuters

INAnews.co.id, Jakarta– Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengeluarkan kecaman keras terhadap Israel menyusul pencegatan Flotilla Global Sumud yang membawa pasokan kemanusiaan untuk Gaza, Kamis (2/10/2025). Dalam pernyataan di akun media sosial X miliknya, Anwar menegaskan Malaysia akan menggunakan “semua cara yang sah dan legal” untuk memastikan Israel dimintai pertanggungjawaban.

“Saya mengutuk dengan sekeras-kerasnya tindakan Israel yang mencegat Global Sumud Flotilla. Kapal-kapal ini membawa warga sipil tak bersenjata dan pasokan kemanusiaan penyelamat nyawa untuk Gaza, namun mereka disambut dengan intimidasi dan paksaan,” tulis Anwar dalam bahasa Inggris yang diterjemahkan.

PM Malaysia itu menyebut tindakan Israel memblokir misi kemanusiaan menunjukkan “penghinaan total” tidak hanya terhadap hak-hak rakyat Palestina, tetapi juga terhadap hati nurani dunia. Ia menekankan flotilla tersebut mewujudkan solidaritas, kasih sayang, dan harapan bantuan bagi mereka yang berada di bawah blokade.

Yang paling mengkhawatirkan, Anwar menyinggung keberadaan warga negara Malaysia dalam misi kemanusiaan tersebut. “Malaysia akan menggunakan semua cara sah dan legal yang kami miliki untuk memastikan Israel dimintai pertanggungjawaban, terutama dalam hal-hal yang menyangkut warga negara Malaysia,” tegasnya.

“Keselamatan dan martabat rakyat kami adalah yang terpenting, dan kami tidak akan membiarkan mereka dikompromikan tanpa konsekuensi,” lanjut Anwar dengan nada tegas.

Pernyataan PM Malaysia ini semakin memperkuat posisi Kuala Lumpur sebagai salah satu kritikus paling vokal terhadap Israel di kawasan Asia Tenggara. Anwar menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen Malaysia yang tak tergoyahkan terhadap Palestina.

“Selama rakyat Palestina terus diingkari hak-hak fundamental dan aspirasi mereka, Malaysia akan terus berdiri teguh bersama mereka. Kami tidak akan berhenti menuntut diakhirinya ketidakadilan dan perampasan yang telah menimpa Palestina selama beberapa generasi,” pungkas Anwar Ibrahim.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Israel maupun konfirmasi kondisi terkini warga Malaysia yang diduga berada dalam flotilla kemanusiaan tersebut.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

ASEAN Bersatu Jaga Pangan dan Energi, RI Dorong Damai Kamboja–Thailand

10 Mei 2026 - 16:33 WIB

Pembeda Ekosistem Inkraf Korsel dengan Indonesia

7 Mei 2026 - 21:52 WIB

13 Negara Termasuk Indonesia Kecam Serangan Israel ke Global Sumud Flotilla

7 Mei 2026 - 15:33 WIB

Populer GLOBAL